Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Perusahaan Kertas Ini Tawarkan Surat Utang Rp2,75 Triliun dengan 10 Penjamin Emisi

RABU, 22 JANUARI 2025 | 15:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (LPPI) berencana menawarkan surat utang senilai Rp2,75 triliun. 

Surat utang yang akan ditawarkan kepada investor pada 4 Februari 2025 ini terdiri atas Obligasi Berkelanjutan III LPPI Tahap II/2025 senilai Rp1,5 triliun, dan Sukuk Mudharabah I LPPI Tahap II/2025 sebesar Rp1,25 triliun. 

Surat utang ini merupakan bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan III LPPI senilai total Rp3,5 triliun dan Sukuk Mudharabah I LPPI senilai total Rp2,5 triliun.


Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Rabu 22 Januari 2025, dijelaskan bahwa Obligasi Berkelanjutan III Tahap II-2025, terbagi menjadi tiga seri.

Ketiganya adalah; Seri A senilai Rp128,55 miliar bertenor 370 hari, dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,25 persen per tahun, Seri B ditawarkan senilai Rp364,97 miliar bertenor tiga tahun, dengan tingkat bunga 10,25 persen per tahun, dan Seri C sebesar Rp309,755 miliar bertenor lima tahun, dengan tingkat bunga 10,75 persen. 

Sementara itu, sisa dari pokok obligasi sebesar Rp697,02 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort).

Pada rencana penerbitan surat utang syariah, LPPI akan menawarkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II-2025 sebesar Rp1,25 triliun. Total target penghimpunan dana dari Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I mencapai Rp2,5 triliun. Sebelumnya LPPI telah mendistribusikan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I-2024 senilai Rp1,25 triliun.

Pada rencana penerbitan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II-2025, surat utang ini terbagi menjadi tiga seri, yaitu Seri A sebesar Rp520,71 miliar bertenor 370 hari, dengan indikasi bagi hasil yang ekuivalen dengan 7,25 persen per tahun.

Seri B senilai Rp355,4 miliar bertenor tiga tahun, dengan imbal hasil 10,25 persen dan Seri C sebesar Rp302,56 miliar bertenor lima tahun dengan indikasi imbal hasil yang ekuivalen 10,75 persen per tahun. Sisa dana sukuk mudharabah ini sebesar-besarnya Rp71,31 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik.

Manajemen LPPI menunjuk sepuluh penjamin pelaksana emisi surat utang, yakni PT Indo Premier Sekuritas, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) dan PT Sucor Sekuritas.

Masa penawaran umum surat utang akan dilakukan pada 4 Februari 2025, penjatahan pada 5 Februari 2025, pendistribusian obligasi dan sukuk secara elektronik (Tanggal Emisi) pada 7 Februari 2025 dan pencatatan surat utang di Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan terlaksana pada 10 Februari 2025.

Rencananya, sebesar 90 persen dari dana hasil penawaran obligasi - setelah dikurangi biaya-biaya emisi - akan digunakan untuk membayar utang berupa pokok dan bunga pinjaman obligasi, angsuran pokok dan bunga pinjaman bank.

Sisanya akan dimanfaatkan untuk modal kerja Lontar Papyrus, seperti pembelian bahan baku, bahan pembantu produksi, bahan bakar, kemasan dan biaya overhead.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya