Berita

Ilustrasi bendera Palestina/Net

Politik

Rencana Relokasi Warga Gaza ke Indonesia Bentuk Frustrasi AS

RABU, 22 JANUARI 2025 | 13:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tampaknya tak bisa jauh dari kontroversi. Baru saja resmi dilantik sebagai Presiden ke-47 AS, Trump sudah membuat rencana nyeleneh akan merelokasi 2 juta penduduk Gaza ke sejumlah negara Muslim, termasuk Indonesia. 

Rencana ini diklaim sebagai upaya untuk meredakan konflik berkepanjangan di kawasan tersebut. 

Namun, proposal tersebut mendapat penolakan luas. Termasuk dari pendakwah dan penggiat media sosial, Hilmi Firdaus.


Dia menilai relokasi ini adalah bentuk ketidakadilan terhadap warga Gaza yang telah bertahun-tahun mempertahankan tanah air mereka dari konflik berkepanjangan.

"Enak saja, sudah berkorban begitu banyak, terus mau diusir dari tanah air mereka sendiri," kata Hilmi seperti dikutip redaksi melalui akun X pribadinya, Rabu 22 Januari 2025.

Hilmi menegaskan bahwa solusi konflik Gaza tidak terletak pada pemindahan penduduk, melainkan pada pengembalian hak-hak warga Palestina atas tanah mereka. 

Menurutnya, rencana relokasi ini justru menunjukkan frustrasi dan ketidakmampuan pemerintah Amerika Serikat menghadapi para pejuang Palestina di wilayah tersebut.

"Kalau enggak bisa menang lawan para pejuang, mending mundur aja, lalu kembalikan hak-hak mereka. Sesimpel itu," tegas Hilmi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya