Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Lelang SUN Banjir Peminat, Pemerintah Raup 26 Triliun Rupiah

RABU, 22 JANUARI 2025 | 13:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lelang Surat Utang Negara (SUN) yang digelar kemarin, Selasa 21 Januari 2025, menarik banyak peminat, bahkan di luar perkiraan. 

Penawaran investor yang masuk dalam lelang surat utang negara (SUN) tersebut mencapai Rp54,46 triliun, naik hampir dua kali lipat dari gelar lelang sebelumnya yang digelar pada 7 Januari 2025 sebesar Rp31,7 triliun.

Namun, dana yang berhasil diserap Pemerintah adalah sebesar Rp26 triliun. 


Berdasarkan pengumuman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, lelang tersebut dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.08/2019. 

Lelang SUN kali ini didominasi oleh penawaran pada instrumen FR0104 yang mencapai Rp20,34 triliun dan FR0103 Rp15,04 triliun.

Yield tertinggi yang masuk untuk SUN seri FR0104 sebesar 7,1 persen dan terendah 6,85 persen. 

Sementara itu, yield tertinggi dan terendah yang masuk untuk SUN seri FR0103 masing-masing 7,29 persen dan 7,09 persen.

Lebih lanjut, penawaran masuk untuk surat pembendaharaan negara (SPN) seri SPB03250423 (new issuance) sebesar Rp2,51 triliun dan SPN12260108 (reopening) Rp2,79 triliun. Selain itu, FR0106 mendapatkan incoming bids senilai Rp5,96 triliun, FR0107 Rp5,51 triliun, FR0102 Rp0,35 triliun, dan FR0105 senilai Rp1,93 triliun.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya