Berita

Netflix/Net

Bisnis

Saham Netflix Melonjak 13 Persen Usai Catat Rekor Pelanggan

RABU, 22 JANUARI 2025 | 12:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Saham layanan streaming film, Netflix, tercatat melonjak hingga 13 persen pada penutupan perdagangan Selasa 21 Januari 2025 waktu setempat.

Seperti dikutip Reuters pada Rabu 22 Januari 2025, naiknya saham Netflix terjadi setelah perusahaan streaming raksasa itu mencatat pertumbuhan pelanggan yang memecahkan rekor pada kuartal keempat 2024. 

“Penambahan 18,9 juta pelanggan baru mendorong total pelanggan global Netflix menjadi hampir 302 juta, jauh melampaui pesaingnya di Hollywood,” tulis Reuters dalam laporannya.


Kenaikan jumlah pelanggan ini didorong oleh kombinasi konten eksklusif, seperti musim terbaru serial populer Squid Game dan acara langsung yang menarik puluhan juta penonton. Salah satu momen besar adalah penampilan Beyoncé di pertandingan sepak bola pada Hari Natal, yang disaksikan oleh rata-rata 30 juta pemirsa secara global.

Dalam upaya memanfaatkan momentum ini, Netflix menaikkan harga langganan di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Portugal, dan Argentina. Di AS, paket dengan iklan kini dihargai 7,99 Dolar AS per bulan, naik dari 6,99 Dolar, sementara paket premium naik 9 persen menjadi 24,99 Dolar per bulan.

Keputusan ini mendapat sambutan positif dari investor, dengan nilai pasar Netflix meningkat hampir 50 miliar Dolar AS. Saham perusahaan juga mencatat kenaikan lebih dari 77 persen sepanjang tahun 2024, jauh melampaui pertumbuhan indeks S&P 500 sebesar 24 persen.

“Netflix menunjukkan kekuatannya sebagai pemimpin pasar streaming," ujar Paolo Pescatore dari PP Foresight. 

"Strategi mereka, termasuk kenaikan harga, mencerminkan posisi dominan dengan konten yang jauh lebih beragam dibanding pesaingnya,” tambahnya.

Pendapatan iklan turut menjadi pendorong kinerja, dengan kontribusi 55 persen dari pendaftaran baru di wilayah yang menyediakan layanan beriklan. 

Adapun Netflix mencatatkan laba per saham sebesar 4,27 Dolar, melampaui proyeksi analis sebesar 4,20 Dolar. Sementara pendapatan operasional tahunan perusahaan juga mencatat rekor, menembus angka 10 miliar Dolar untuk pertama kalinya dalam sejarahnya.

Ke depan, Netflix akan terus memperluas investasi di acara langsung, termasuk hak siar Piala Dunia Wanita FIFA 2027 dan 2031. Perusahaan juga berencana untuk menayangkan acara mingguan, seperti Monday Night Raw dari WWE, guna menarik lebih banyak pelanggan dan pengiklan.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya