Berita

Walikota Surabaya Eri Cahyadi/RMOLJatim

Nusantara

Eri Cahyadi Kaget Ada Berita Pagar Laut di Surabaya

RABU, 22 JANUARI 2025 | 04:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Walikota Surabaya Eri Cahyadi memastikan tidak ada izin Hak Guna Bangunan (HGB) di laut wilayah Surabaya sebagaimana ramai diberitakan.

"Saya sempat terkejut setelah muncul pemberitaan tersebut. Namun setelah kita cek ke BPN ternyata itu wilayah Sidoarjo. Ternyata di sana itu separuh. Separuh pulau ikut Surabaya, separuh lagi ikut Sidoarjo," kata Eri dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa, 21 Januari 2025.

Tak hanya ke BPN, ia juga sudah melakukan pengecekan ke dinas terkait dan tidak pernah mengeluarkan izin tersebut.


Menurutnya Pemkot Surabaya berkomitmen tetap mempertahankan hutan mangrove yang menjadi penahan air laut di kota Surabaya.

"Kita selalu mempertahankan ruang terbuka hijau. Karena RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) dan RTRK (Rencana Tata Ruang Kota) kita seperti itu," jelasnya.

Eri menambahkan setiap perencanaan pembangunan kota itu tergantung pada RTRW dan RTRK yang harus dijalankan.

"Selama RTRW dan RTRK tidak berubah ya kita tidak mungkin merubah di lapangan. Di surabaya tidak ada permintaan HGB di atas HPL di laut," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, pemilik akun @thanthowy membagikan temuan yang diperolehnya dalam unggahan di media sosial.
 
Ia menuliskan HGB 656 Ha itu berada di Laut Surabaya-Sidoarjo, yakni di Timur Eco Wisata Mangrove Gunung Anyar. Tepatnya di 1. 7.342163°S, 112.844088°E. Temuan ini kurang lebih sama seperti yang sedang ramai diperbincangkan di Tangerang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya