Berita

Kunjungan Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketahanan Pangan H. Muhamad Mardiono di Purworejo, Selasa, 21 Januari 2025/Ist

Nusantara

Mardiono: Purworejo Pilot Project Ketahanan Pangan Nasional

RABU, 22 JANUARI 2025 | 03:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketahanan Pangan H. Muhamad Mardiono beserta rombongan mengunjungi Rumah Dinas Bupati Purworejo pada Selasa, 21 Januari 2025. 

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan FGD ketahanan pangan di Pendopo Agung Purworejo yang diwarnai saling bertukar cinderamata.

Mardiono mengungkapkan, Purworejo merupakan kabupaten yang akan menjadi pilot project di Indonesia untuk program ketahanan pangan. 


"Kunjungan kerja ini merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung program kerjanya dalam jangka 100 hari kerja. Indonesia pernah swasembada beras, bahkan pernah meminjamkan ke negara tetangga Vietnam, Kamboja dan Thailand. Tahun 2028 diharapkan Indonesia mencapai swasembada beras kembali," ujarnya Mardiono dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng.

Menurutnya, masalah yang dihadapi bersama saat ini adalah keberadaan 17 juta petani gurem, yaitu petani dengan keterbatasan lahan. 

Plt Ketua Umum PPP ini juga menyebut, pemerintah ingin mencari solusi untuk 17 juta petani dengan keterbatasan lahan agar tetap produktif. Karena itu, ia menekankan program pemerintah terkait ketahanan pangan harus dilaksanakan di Kabupaten Purworejo. 

"Kenapa Purworejo, karena lumbung pangan Jawa Tengah dan Nasional. Nanti para petani akan membentuk kelompok tani, kemudian akan terintegrasi dengan ternak sapi. Setelah itu diberikan bantuan sapi seberat 200 kg, setelah jadi 400 kg akan diambil dan diganti, begitu seterusnya. Kalau mulainya kapan, kami menunggu kesiapan Pemerintah Daerah," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah Prabowo-Gibran.

"Kami akan mendukung Asta Cita Bapak Presiden. Kabupaten Purworejo merupakan salah satu lumbung pangan di Provinsi Jawa Tengah bagian selatan. Pemerintah Daerah selalu berupaya mempertahankan dan meningkatkan produksi dan produktivitas pangan," ujar Yuli.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa untuk memperkuat ketahanan pangan telah dilaksanakan berbagai program.

Di antaranya, pembangunan lumbung pangan masyarakat beserta sarana pendukungnya, gerakan pangan murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, penyediaan dan pengelolaan cadangan pangan Pemerintah Daerah, pemanfaatan lahan pekarangan di desa rentan rawan pangan dan sebagainya. 

Dikatakan bahwa saat ini Kabupaten Purworejo menempati peringkat ke 22 dari 35 kabupaten/kota yang berhasil mengentaskan kemiskinan yang di tahun 2023 berada di peringkat 33.

"Prioritas program saya, baik di akhir masa jabatan ini dan juga lima tahun ke depan adalah pengentasan kemiskinan, karena kemiskinan di Kabupaten Purworejo masih cukup tinggi yaitu mencapai 11,3 persen di tahun 2023, dan di tahun 2024 menurun menjadi 10,87 persen," bebernya.

Bupati juga meminta kepada utusan presiden untuk dapat memberikan program pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan ke Kabupaten Purworejo lebih banyak lagi.

"Saya mohon dengan hormat, kiranya Bapak Muhamad Mardiono dapat memberi bantuan lebih banyak untuk Kabupaten Purworejo setelah melaksanakan kunjungan kerja ini," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya