Berita

Massa aksi demonstrasi dari Gerakan Cintai Lahat (GCL), di depan Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat pada Selasa, 21 Januari 2025/RMOL

Politik

Mendagri Didesak Copot Pj Bupati Lahat, Ini Sebabnya

RABU, 22 JANUARI 2025 | 00:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian didesak mencopot Penjabat (Pj) Bupati Lahat, Imam Pasli karena diduga melakukan tindak pidana korupsi proyek APBD Perubahan 2024 dan APBD Induk 2025.

Desakan itu disampaikan sejumlah pemuda mengatasnamakan Gerakan Cintai Lahat (GCL), dalam aksi demonstrasi di depan Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat pada Selasa, 21 Januari 2025.

“Pj Bupati Lahat Imam Pasli diduga melakukan arogansi kekuasaan dengan menyalahgunakan wewenang yaitu cawe-cawe proyek APBD Perubahan 2024 sebanyak 42 paket proyek senilai Rp 41 miliar, dan proyek pengadaan barang dan jasa RSUD senilai Rp131 miliar dari APBD Induk 2025,” kata Koordinator Aksi, Randika Alhajerry. 


Jerry akrab disapa, menyatakan telah memiliki bukti kuat atas dugaan tidak pidana korupsi dengan modus komitmen fee yang diterima oleh Imam Pasli.

“Kami disini bukan hanya menyampaikan aspirasi dengan orasi namun ada laporan bukti-bukti kuat adanya dugaan cawe-cawe proyek Imam Pasli yang akan diserahkan ke Kemendagri,” tuturnya.

Karena itu, Jerry meminta Kemendagri untuk menindaklanjuti laporan tersebut, dengan memberikan tindakan tegas berupa pencopotan Imam Pasli sebagai Pj Bupati Lahat.

“Kami hanya ingin menagih komitmen dari Mendagri Pak Tito yang akan menindak tegas Pj kepala daerah yang menyelewengkan wewenang untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya,” tegas Jerry. 

“Atensi dan tindakan tegas harus segera dilakukan oleh Mendagri atas anak buahnya yang diutus sebagai Pj kepala daerah di Kabupaten Lahat," sambungnya. 

Lebih lanjut, Jerry memastikan akan terus melakukan aksi demonstrasi di depan Kemendagri, apabila Imam Pasli tidak segera dicopot sebagai Pj Bupati Lahat.

“Kalau Imam Pasli tetap diberikan kekuasaan untuk mengobok-obok APBD Kabupaten Lahat maka kami siap melakukan aksi berjilid-jilid," demikian Jerry menutup.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya