Berita

Gerakan Intelektual Muda Anti Korupsi dan Ikatan Cendekia Wira (ICW) Muda demo di depan KPK, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2025/Ist

Nusantara

ICW Muda Desak KPK Usut Dugaan Korupsi di Kemenkes

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 19:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi demonstrasi digelar sejumlah orang mengatasnamakan Gerakan Intelektual Muda Anti Korupsi dan Ikatan Cendekia Wira (ICW) Muda di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa, 21 Januari 2025.

Dalam aksinya, mereka mendesak lembaga antirasuah segera mengusut dugaan korupsi proyek pengadaan antropometri kit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang diduga merugikan negara hingga Rp427 miliar.

Massa mengecam kinerja KPK dan Kejaksaan Agung yang dinilai lambat. Padahal, dugaan kerugian negara itu bisa menghambat target menekan angka stunting menjadi 19 persen di tahun 2024.


"Kasus ini bukan hanya soal angka kerugian negara, tetapi masa depan anak-anak Indonesia. Anggaran itu harusnya digunakan untuk menyelamatkan generasi mendatang, bukan untuk bancakan oknum serakah,” kata koordinator aksi, Hendri.

Tidak hanya itu, massa juga meminta pertanggungjawaban Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan penegak hukum untuk mengusut tuntas kebijakan yang merugikan bangsa.

Salah satunya soal kebijakan Menkes yang dinilai masih tergantung pada impor sehingga menjadi tamparan keras bagi pelaku industri dalam negeri.

"Kami mendesak audit menyeluruh atas kebijakan ini. Jika terbukti ada pelanggaran, BGS harus dimintai pertanggungjawaban," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya