Berita

Presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Kepuasan Publik Tinggi, Cerminan Harapan Besar Rakyat Indonesia

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 18:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hasil survei terbaru dari Litbang Kompas menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap 100 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berada pada angka yang sangat tinggi. 

Berdasarkan survei yang dilakukan pada 4-10 Januari 2025 dengan melibatkan 1.000 responden dari 38 provinsi di Indonesia, sebanyak 80,9 persen menyatakan puas dengan kinerja Presiden ke-8 RI tersebut.

Capaian ini bahkan melampaui tingkat kepuasan publik terhadap 100 hari kerja Presiden Joko Widodo pada periode pertama pemerintahannya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pada Januari 2015, tingkat kepuasan publik terhadap 100 hari kerja Jokowi-JK tercatat berada di angka 65,1 persen


Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Syifak Muhammad Yus mengatakan, tingginya apresiasi publik ini karena banyak program yang dinilai inovatif.

"Mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat dan kualitas sumber daya manusia," katanya lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa 21 Januari 2025.

Program MBG tidak hanya meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga diharapkan mampu mendongkrak PDB sebesar Rp 4.510 triliun pada 2025 serta membuka lapangan pekerjaan baru.

Selanjutnya, program penghapusan utang UMKM bagi petani dan nelayan juga berpengaruh terhadap kepuasan publik. 

Pemerintah telah menghapus utang 67 ribu pelaku UMKM senilai Rp 2.4triliun, dengan target menyasar hingga satu juta pelaku usaha, total nilai kredit macet yang akan dihapus mencapai Rp 14 triliun. 

Kemudian, program Ketahanan Pangan nasional melalui Intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian, telah berhasil mengairi lebih dari satu juta hektar lahan tadah hujan dan mencetak sawah baru seluas 100 ribu hektar. 

Pemerintah juga menargetkan untuk tidak mengimpor kebutuhan pangan strategis seperti beras, jagung, gula, dan garam pada tahun 2025, memperkuat ketahanan pangan nasional. 

"Tingginya tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo mencerminkan harapan besar rakyat terhadap masa depan Indonesia," jelasnya.

Publik melihat Prabowo sebagai pemimpin yang mampu mengambil keputusan tegas dan memberikan arah yang jelas dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Model kepemimpinan Prabowo tidak dibangun atas dasar pencitraan personal semata, melainkan lebih mengedepankan tujuan nyata dan kinerja yang konkret," ungkapnya.

Program-program yang diluncurkan selama 100 hari pertama pemerintahan Prabowo memberikan dampak langsung kepada masyarakat, menunjukkan bahwa fokus utamanya adalah memberikan solusi terhadap permasalahan riil. 

"Kepercayaan publik Ini menjadi modal penting bagi Prabowo dalam melanjutkan agenda-agenda strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah nasional maupun Internasional," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya