Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/RMOL

Politik

Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri, GPA: Terobosan Kapolri Selesaikan Sengketa Industri

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 18:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peluncuran Desk Ketenagakerjaan Polri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai sebagai langkah strategis untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia. 

Melalui desk tersebut, Polri dapat mencari solusi cepat dan tepat dalam menangani sengketa ketenagakerjaan, baik yang bersifat administratif maupun pidana. 

“Kami menyampaikan apresiasi atas langkah Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meluncurkan Desk Ketenagakerjaan Polri. Kami melihat ini sebagai bagian dari keseriusan Kapolri dalam menegakkan hukum di Indonesia secara transparan, dengan kolaborasi antara pengawas ketenagakerjaan dan Polri,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA), H. Aminullah Siagian, dalam keterangan resminya, Selasa, 21 Januari 2025. 


Aminullah menambahkan, keberadaan Desk Ketenagakerjaan itu juga akan menciptakan lingkungan industri yang lebih sehat.

Menurutnya, langkah itu juga sejalan dengan harapan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mengurangi kesenjangan dalam penyelesaian masalah ketenagakerjaan di sektor industri.

“Masalah-masalah ketenagakerjaan, baik administratif maupun pidana, dapat diselesaikan secara cepat dengan kehadiran Desk Ketenagakerjaan Polri ini,” kata Aminullah. 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan Desk Ketenagakerjaan Polri sebagai langkah strategis untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia. 

Peluncuran yang dihadiri Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli itu digelar di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, 20 Januari 2025. 

“Desk Ketenagakerjaan ini merupakan bentuk keberpihakan kita terhadap permasalahan-permasalahan ketenagakerjaan, yang tentunya selama ini selalu terjadi karena memang kondisi dan dinamika global." kata Jenderal Sigit.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya