Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/RMOL

Politik

Tingkat Kepuasan yang Tinggi terhadap Pemerintahan Prabowo jadi Sebuah Tantangan

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 13:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tingginya tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto menjelang 100 hari kerja, disambut baik Ketua DPR RI Puan Maharani. 

“Apresiasi kepada pemerintahan Pak Prabowo yang walaupun masih belum 100 hari sudah alhamdulillah mendapatkan apresiasi dari masyarakat,” ucap Puan Maharani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 21 Januari 2025. 

Namun demikian, Puan tetap mendorong pemerintahan Presiden Prabowo untuk tetap bekerja lebih keras lagi demi kesejahteraan rakyat Indonesia. 


“Ini merupakan tantangan dari pemerintahan yang sekarang untuk bisa lebih bekerja keras dalam menjalankan pemerintahannya, sehingga apapun hasilnya adalah untuk rakyat,” kata Ketua DPP PDIP ini. 

Lebih jauh, Puan menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo untuk tetap semangat dalam menjalankan kerja-kerja pemerintahannya. 

“Jadi bekerja baik, bekerja dengan lebih semangat, dan apapun yang menjadi kekurangannya akan bisa ditindaklanjuti evaluasi yang terbaik bagi rakyat,” pungkasnya. 

Hasil survei terbaru Litbang Kompas yang dirilis pada Senin, 20 Januari 2025, mengungkap tingkat kepuasan para responden terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencapai 80,9 persen.

Survei Litbang Kompas ini melibatkan 1.000 responden di 38 provinsi dan digelar pada 4–10 Januari 2025, atau masih dalam periode 100 hari pertama masa kerja pemerintahan Prabowo-Gibran.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya