Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/RMOL

Politik

Ini Kata Puan soal Rencana Trump Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 13:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang tengah menjajaki proposal kontroversial untuk merelokasi sementara Sebagian dari 2 juta penduduk Gaza ke Indonesia direspons Ketua DPR RI Puan Maharani. 

Puan mengatakan, pihaknya akan meminta Komisi I DPR RI untuk membahas isu tersebut bersama pemerintah.

“Mungkin kita akan bahas di Komisi I, dan bagaimana sikap Pemerintah (dan) DPR,” kata Puan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa 21 Januari 2025. 


Namun demikian, Puan menegaskan bahwa sikap Indonesia secara politik dan kemanusiaan tetap mendukung Palestina.  

“Sikap dari Indonesia tetap mendukung Pemerintahan palestina,” tegas Ketua DPP PDIP ini. 

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump tengah menjajaki proposal kontroversial untuk merelokasi sementara sebagian dari dua juta penduduk Gaza ke negara lain. 

Mengutip laporan NBC News pada Senin, 20 Januari 2025, Indonesia disebut menjadi salah satu negara potensial yang akan menjadi tujuan pemindahan warga Gaza. 

"Negara tuan rumah sementara dipertimbangkan untuk menampung pengungsi (Gaza) adalah Indonesia," ungkap laporan tersebut. 

Proposal Trump, yang diungkapkan oleh seorang pejabat transisi yang tidak disebutkan namanya, menghadapi skeptisisme yang signifikan. 

Negara-negara regional secara konsisten menentang penerimaan pengungsi Palestina, karena khawatir akan memungkinkan terjadinya krisis pengungsi baru. 

Banyak warga Palestina khawatir mereka akan dilarang kembali ke Gaza jika mereka pergi.

Dalam laporan yang sama, NBC News mengungkapkan bahwa utusan Timur Tengah yang baru Steve Witkoff sedang mempertimbangkan untuk mengunjungi Gaza guna mengawasi pelaksanaan perjanjian gencatan senjata. 

NBC juga melaporkan bahwa sandera Amerika-Israel Keith Siegel dijadwalkan untuk dibebaskan pada Hari ke-14 gencatan senjata, meskipun rincian ini masih belum dikonfirmasi oleh sumber media Israel.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya