Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono/RMOL

Politik

Sakti Wahyu Trenggono Main Lenong soal Pagar Laut

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 10:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dianggap sedang bermain lenong terkait dengan pagar laut di Tangerang. Apalagi, Trenggono malah menyalahkan TNI AL yang mendapat perintah pembongkaran.

Begitu disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil merespon polemik pagar laut di Kabupaten Tangerang.

"Soal pagar laut PIK 2 ini, saya melihat negara kita ini memainkan pola 'pura-pura bodoh" seolah semua tidak tahu, seolah semua tidak mengerti, dan hanya memojokkan korporasi tertentu," kata Kang Tamil kepada RMOL, Selasa 21 Januari 2025.


Padahal, kata Kang Tamil, jika dilakukan pengecekan, diketahui telah muncul sebanyak 263 Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di pagar laut tersebut atas nama 2 perusahaan dan perorangan, bahkan ada yang Sertifikat Hak Milik (SHM).

Menurut akademisi Universitas Dian Nusantara ini, kewenangan utama terkait hal tersebut ada pada Kantor Wilayah BPN Tangerang yang tentu berkoordinasi dengan Menteri ATR/BPN pada saat itu.

"Serta Menteri KKP yang saya lihat sedang main lenong, dengan pernyataannya seolah tergocek dengan alibi penangkaran kerang, dan malah menyalahkan TNI AL yang mendapat perintah pembongkaran pagar tersebut," pungkas Kang Tamil.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya