Berita

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI fraksi PAN Alex Indra Lukman/Ist

Politik

Menteri Dilarang Saling Lempar Bola soal HGB Pagar Laut

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 08:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri hingga mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Kepala BPN jangan saling lempar tanggung jawab terkait 263 sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang diterbitkan di kawasan Pagar Laut, Tangerang, Banten. 

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid dan mantan Menteri ATR/BPN sebelumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)membantah bahwa izin HGB tersebut diterbitkan saat mereka menjabat. 

“Daripada kemudian kita saling berbantah, saling lempar bola, maka lebih baik ini kan harus kita telusuri betul siapa yang harus bertanggung jawab seperti ini,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR RI fraksi PAN Alex Indra Lukman kepada RMOL melalui sambungan telepon, Selasa 21 Januari 2025. 


Alex mengaku tak habis pikir di Indonesia yang mengklaim sebagai negara hukum, tapi perbuatan melanggar hukum dalam hal ini memasang 30,16 kilometer pagar laut bermasalah justru terkesan didiamkan. 

Sebabnya sampai dengan saat ini belum ada pihak yang dimintai pertanggungjawaban, bahkan mendapatkan sanksi hukum. Padahal, HGB di atas permukaan laut merupakan masalah tersendiri.

“Negara hukum, Negara Kesatuan Repubik Indonesia ini tiba-tiba ada orang yang mengkavling laut dan tiba-tiba ada surat izinnya? Ya HGB kan surat gitu loh. Sebuah keabsahan di negara hukum. Makanya kan luar biasa. Kalau laut aja dikavling gimana tanah yang ada di daratan?“ pungkas Alex.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya