Berita

Gerai Starbuck di Jakarta/RMOL

Bisnis

Penjualan Lesu, Starbucks Bakal PHK Karyawan

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 12:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Starbucks, salah satu jaringan kedai kopi terbesar di dunia, akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

Keputusan ini diumumkan oleh CEO Starbucks, Brian Niccol, yang baru menjabat selama empat bulan, sebagai bagian dari upayanya untuk memulihkan kinerja perusahaan. 

Niccol menyatakan bahwa rincian jumlah karyawan yang terkena dampak PHK akan disampaikan pada awal Maret mendatang. 


Namun, ia menegaskan bahwa langkah ini tidak akan memengaruhi staf yang bekerja di kedai maupun investasi yang mendukung jam operasional toko.

Langkah pemangkasan karyawan ini dilakukan di tengah persaingan ketat dan penurunan permintaan di pasar utama seperti Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. 

CEO Starbucks itu mengungkapkan bahwa struktur organisasi perusahaan saat ini terlalu kompleks, dengan banyaknya lapisan manajemen dan peran yang berfokus pada koordinasi.

"Ukuran dan struktur kami dapat memperlambat kinerja, sehingga perlu adanya evaluasi pada jabatan, struktur, dan ukuran tim pendukung secara global," ujar Niccol, seperti dikutip dari Reuters Senin 20 Januari 2025.

Starbucks sebelumnya menangguhkan proyeksi keuangan untuk 2025 pada Oktober lalu. 
Perusahaan juga merencanakan perombakan pada sejumlah lokasi di AS dengan menambahkan fasilitas seperti tempat duduk yang lebih nyaman, cangkir keramik, dan bar kopi yang mampu melayani pelanggan dalam waktu kurang dari empat menit.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya