Berita

Sekretaris Jenderal Hizbullah, Naim Qassem/Net

Dunia

Sambut Gencatan Senjata di Gaza, Hizbullah: Bukti Ketangguhan Hamas

MINGGU, 19 JANUARI 2025 | 03:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gencatan senjata antara Hamas dengan Israel yang berlaku pada hari ini, Minggu 19 Januari 2025 pagi waktu setempat, disambut positif oleh Hizbullah. 

Sekretaris Jenderal Hizbullah, Naim Qassem, bahkan menyebut gencatan senjata ini sebagai bukti ketangguhan Hamas dalam menghadapi Israel yang punya peralatan tempur lebih mumpuni.

"Kami mengucapkan selamat kepada rakyat Palestina dan kelompok perlawanan (Hamas) atas kesepakatan ini," ujar Qassem dalam pidato yang disiarkan stasiun TV Al-Manar Lebanon, dikutip Sputnik, Sabtu, 18 Januari 2025. 


"Membuktikan ketangguhan (Hamas) dalam mencapai apa yang diinginkannya, sedangkan musuh tidak mampu meraih yang mereka inginkan," sambungnya.

Petinggi gerakan perlawanan terhadap Israel yang berbasis di Lebanon itu pun meminta militer negara tersebut aktif melawan ratusan pelanggaran Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata dengan Hizbullah. Termasuk semua tindakan Israel yang melanggar kedaulatan Lebanon.

Melalui mediasi yang dilakukan Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat, pada Rabu 15 Januari 2025, Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata selama 42 hari di Jalur Gaza.

Gencatan senjata itu mulai berlaku pada Minggu 19 Januari 2025 pukul 8.30 waktu setempat atau 12.30 WIB.

Dalam tahap pertama kesepakatan ini akan dilakukan pertukaran tawanan, penarikan pasukan Israel dari perbatasan Gaza, dan pengiriman bantuan kemanusiaan. Sementara untuk tahap kedua dan ketiga masih belum disepakati.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya