Berita

Presiden ke-7 Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Disebut di Kasus Korupsi DJKA, Rocky: Wajar Masuk Nominasi OCCRP

SABTU, 18 JANUARI 2025 | 20:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Persepsi negatif publik menguat kepada Presiden ke-7 Joko Widodo, ketika namanya disebut-sebut dalam pusaran kasus korupsi Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA). 

Pengamat politik, Rocky Gerung menganggap wajar Jokowi dinominasikan sebagai salah satu tokoh terkorup dunia, oleh lembaga Organize Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).

Menurutnya, nominasi itu sedikit demi sedikit terbukti lewat sejumlah kasus korupsi yang ternyata melibatkan Jokowi, termasuk kasus korupsi DJKA.


"Jadi sekali lagi, kita coba membaca bahwa rezim Jokowi ini betul-betul sesuai dengan yang disertifikatkan OCCRP, yaitu koruptor. Ini faktanya (kasus korupsi DJKA ada keterlibatan Jokowi), bahwa baru saja terbuka kan," ujar ROcky melalui kanal Youtube miliknya, dikutip pada Sabtu, 18 Januari 2025.

Dia menggambarkan betapa buruknya perilaku Jokowi, ketika ingin meraih tampuk kepemimpinan untuk kedua kalinya, apabila memang terbukti terlibat dalam kasus DJKA.

"Ada semacam kegelisahan dari mereka yang pernah diperintah Jokowi atau Mulyono, menyembunyikan fakta-fakta yang pada akhirnya akan terungkap," tuturnya.

Lebih lanjut, Rocky memandang nominasi tokoh terkorup dunia yang diberikan OCCRP kepada Jokowi, bisa dianggap benar oleh publik.

"Ini kita harus pastikan bahwa korupsi itu betul-betul extra ordinary crime, karena wilayah-wilayah yang dipaksa mengumpulkan uang itu betul-betul dikendalikan pusat," demikian Rocky menambahkan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya