Berita

Kementerian Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko/Ist

Dunia

Maroko Sambut Gencatan Senjata Gaza, Tegaskan Perdamaian Sejati

SABTU, 18 JANUARI 2025 | 14:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kerajaan Maroko di bawah kepemimpinan Raja Mohammed VI menyambut baik kemajuan dalam upaya menghentikan permusuhan di Jalur Gaza menjelang berlakunya perjanjian gencatan senjata. 

Langkah ini dianggap penting untuk mengakhiri serangan terhadap warga sipil yang telah berlangsung sejak 7 Oktober 2023.

“Kerajaan menyerukan kepada semua pihak Palestina dan Israel untuk memberi kesempatan pada perdamaian dan menunjukkan komitmen yang tulus dan konstruktif, jauh dari pertimbangan jangka pendek atau oportunistik,” kata Kementerian Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko dalam pernyataan resmi Sabtu 18 Januari 2025.


Maroko juga menegaskan harapan agar perjanjian ini dihormati sepenuhnya demi penghentian serangan terhadap warga sipil, pemulangan pengungsi, serta aliran bantuan kemanusiaan yang cukup dan tanpa hambatan. 

Pernyataan tersebut merujuk pada pesan Raja Mohammed VI dalam KTT Arab terakhir yang menekankan pentingnya mencegah krisis baru yang mungkin muncul akibat penyelesaian krisis yang ada.

“Perjanjian gencatan senjata harus membuka jalan bagi proses perdamaian sejati, yang memungkinkan berdirinya Negara Palestina di dalam batas wilayah tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, dan hidup berdampingan secara damai dengan Israel,” tambah Kementerian Luar Negeri Maroko.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya