Berita

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra saat menghadiri Malam Apresiasi Karya Jurnalistik Iwakum 2025/Ist

Nusantara

Dihadiri Menko Yusril, Berikut Daftar Pemenang Lomba Karya Jurnalistik Iwakum

SABTU, 18 JANUARI 2025 | 11:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Lomba jurnalistik yang digelar Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) telah sampai puncaknya pada Malam Apresiasi Karya Jurnalistik Iwakum 2025 bertema Wajah Hukum Pemerintahan Baru yang digelar di Jakarta, Jumat, 17 Januari 2025.

Ketua Umum Iwakum, Irfan Kamil mengatakan, lomba karya jurnalistik ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah bagi para jurnalis untuk menunjukkan dedikasi, integritas, dan kreativitas dalam menyampaikan informasi, khususnya di ranah hukum.

“Melalui karya jurnalistik, kita dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan penegak hukum, memastikan bahwa keadilan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Kamil, Sabtu, 18 Januari 2025.


Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra; Wakil Menteri Hukum (Wamenkum), Edward Omar Hiariej atau Eddy Hiariej; mantan Wakil Ketua MA, Andi Samsan Nganro; Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar; Komisioner Kompolnas, Choirul Anam; Ketua YLBHI, M Isnur; mantan penyidik KPK Yudi Purnomo; dan advokat Deolipa Yumara.

Dalam lomba tersebut, wartawan CNNIndonesia, Feri Agus Setyawan meraih juara pertama untuk kategori karya tulis. Sementara pewarta foto Radar Semarang, Nur Chamim meraih juara pertama untuk kategori karya fotografi.

Feri meraih juara pertama kategori karya tulis atas pemberitaan berjudul "Darurat Mafia Hukum dan Momentum Bersih-Bersih Pemerintahan Baru". Sementara Nur Chamim merebut juara 1 dengan karya foto bertajuk "Solidaritas Penembakan Pelajar di Semarang".

Untuk juara 2 kategori karya tulis diraih Rahel Narda Chaterine dari Kompas.com dengan judul "Bola Panas OTT di Tangan Pimpinan KPK Baru, Masih Relevan". Juara 3 diraih Yakub Pryatama Wijayaatmaja dari Media Indonesia dengan judul "Pemulangan Napi Asing Disertai Pamrih".

Sementara juara favorit kategori karya tulis diraih Yogi Anugrah dari CNNIndonesia.com dengan karya berjudul "Sesat Pikir Capim KPK soal Usulan Penghapusan OTT".

Untuk kategori karya foto, juara 2 diraih Mochamad Risyal Hidayat dari Antara berjudul "Pemusnahan Barang Bukti Narkoba di Polresta Samarinda". Juara ketiga di kategori yang sama diraih Hendra A Setyawan dari Kompas dengan karya "Uang Hasil Tindak Pidana Pencucian Uang.

Adapun Dipta Wahyu dari Jawa Pos menyabet juara favorit dengan karya foto berjudul "Berikan Hak Suara".

Adapun lomba ini melibatkan sejumlah dewan juri, seperti Andi Samsan Nganro; Pakar Hukum dari Trisakti, Albert Aries; editor Kompas.com Bayu Galih. Lalu mantan Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI), Reno Esnir; dosen fotografi IISIP, Melly Riana Sari; dan Sekretaris Departemen Media Sosial Iwakum, Dwi Arief Hidayat.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Yusril mengajak seluruh wartawan untuk membantu pemerintah menyebarluaskan berita-berita hukum, dan memberikan pemahaman tentang berbagai peristiwa hukum yang terjadi di Indonesia.

"Tujuannya agar dapat dipahami oleh masyarakat dengan seluas-luasnya. Tentu media massa beda dengan media sosial yang siapa saja bisa membuat berita. Saya yakin akan meningkatkan prestasi di waktu-waktu yang akan datang," jelas Menko Yusril.

Sementara itu, Sekjen Iwakum Ponco Sulaksono berharap acara ini dapat menjadi motivasi wartawan untuk terus berkarya dan memperkuat peran jurnalis mengawal penegakan hukum yang adil dan berintegritas.

"Kami menyampaikan terima kasih atas kesediaan para menteri, pejabat negara, advokat dan masyarakat sipil mendukung acara Iwakum dan insan pers dalam memberikan informasi mengenai kondisi hukum di Indonesia," demikian kata Ponco.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya