Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Produk Andalan Telkom Jadikan CCTV Analog Makin Fleksibel

SABTU, 18 JANUARI 2025 | 06:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Teknologi kian berkembang pesat, sejalan dengan bertambahnya kebutuhan masyarakat, seperti solusi keamanan yang praktis dan efisien bagi masyarakat modern. Menjawab kebutuhan ini, PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui inovasi produk andalannya, Antares Eazy, menghadirkan cara baru untuk meningkatkan keamanan dengan lebih fleksibel. 

Memanfaatkan teknologi Antares Eazy, CCTV analog yang umumnya hanya terhubung melalui jaringan khusus, kini dapat terintegrasi langsung ke format digital dan diakses dari satu aplikasi.

Secara konvensional, CCTV analog hanya dapat terhubung ke monitor tertentu melalui jaringan analog yang terbatas. Kendala muncul lantaran pengguna tidak bisa memantau CCTV mereka dari jarak jauh dan harus selalu berada di depan layar monitor. Hal ini tidak hanya membatasi pengawasan, tetapi juga meningkatkan risiko keamanan, terutama jika terjadi insiden yang memerlukan respons cepat.


Dengan mengintegrasikan teknologi CCTV konvensional ke dalam aplikasi digital Antares Eazy, kebutuhan keamanan andal dan praktis di rumah maupun tempat bisnis bisa tersolusikan tanpa perlu membeli perangkat baru. 

Sistem keamanan kini semakin fleksibel dengan hadirnya fitur integrasi CCTV analog dari Antares Eazy yang dapat mengubah jaringan analog menjadi digital. Dengan kemudahan pengintegrasian ini pengguna dapat menurunkan risiko pencurian atau kerusakan yang sering kali terjadi tanpa pengawasan ketat.

"Integrasi CCTV analog ke digital dari Antares Eazy adalah solusi inovatif untuk meningkatkan keamanan tanpa perlu membeli perangkat baru. Cukup hubungkan CCTV yang sudah ada ke aplikasi Antares Eazy, pengguna dapat mengontrol keamanan dengan lebih praktis, fleksibel, dan hemat biaya. Aplikasi ini memungkinkan monitoring berbagai jenis dan merek CCTV kapan saja, di mana saja, menjadikan keamanan lebih mudah dan efisien," jelas EVP Digital Business and Technology Telkom Komang Budi Aryasa dalam keterangannya, Jumat, 17 Januari 2025.

Antares Eazy dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan penuh bagi semua kalangan, sehingga proses integrasi CCTV analog tidak membutuhkan keahlian teknis khusus. 

Pengguna akan dibantu untuk melakukan pairing CCTV Analognya pada website Antares Eazy, lalu setelah pairing berhasil, pengguna dapat melakukan log in pada aplikasi menggunakan akun Antares Eazy mereka, dan secara otomatis dapat mengakses rekaman langsung dari aplikasi di smartphone.

Tidak hanya memudahkan pengguna, fitur teranyar dari Antares Eazy ini juga membawa dampak positif yang lebih luas. Tanpa perlu membeli perangkat baru, pengguna secara aktif mendukung pengurangan limbah elektronik serta penggunaan sumber daya yang tidak perlu. 

Langkah ini sejalan dengan komitmen Telkom dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, sekaligus mendorong efisiensi dan penggunaan sumber daya yang lebih bijaksana.

Fitur ini bukan hanya sekadar inovasi, Antares Eazy yang berada di bawah umbrella brand Leap Telkom Digital, turut menawarkan paradigma baru dalam pengelolaan keamanan, di mana fleksibilitas, efisiensi, dan aksesibilitas menjadi satu.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya