Berita

Mahasiswa asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainuddin Ruslan Zain raih gelar magister di Al Azhar Kairo (dua dari kanan)/Ist

Dunia

Mahasiswa Lombok Pertahankan Tesis Hadis Asal Kordoba di Al Azhar Kairo

JUMAT, 17 JANUARI 2025 | 19:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mahasiswa asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainuddin Ruslan Zain dianugerahi gelar magister dengan nilai mumtaz atau baik sekali (A+) di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.

Zeyn, sapaan Zainuddin, mampu mempertahankan tesisnya berjudul “Hadis-Hadis Riwayat Qasim bin Ashbag Al-Andalusi dalam Kitab-Kitab Sunnah dari Musnad Abu Hurairah RA: Kompilasi, Autentikasi, Studi Sanad dan Analisis Matan” di hadapan dewan penguji Prof Muhammad Salim Al-Sayyid Athiyyah, Prof. Khalid Syakir Athiyyah Sulaiman, dan Prof Subhi Abdul Fattah Rabi dari Al Azhar Kairo.

Tesis Zeyn setebal 985 halaman yang ditulis selama 2,5 tahun. Total ia menyelesaikan pascasarjananya di Universitas Al Azhar Mesir selama 4 tahun. Setelah sebelumnya juga menyelesaikan S1 di Fakultas Ushuluddin Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.


“Saya mengenal Zeyn sebagai mahasiswa yang rajin, tidak pernah absen dalam kajian saya, hanya sesekali saja. Saya menjadikannya muqri’ (pembaca dalam majelis ilmu), dan bacaannya merupakan salah satu yang terbaik," kata penguji eksternal Dr Subhi, di Auditorium Grand Syaikh Al Azhar Imam Akbar Ahmad Thayyib, Nasr City, Kairo, Kamis, 16 Januari 2025 waktu setempat.

Dalam tesisnya, Zeyn mengupas hal-hal penting dan memiliki kebaruan (novelty), yaitu perkembangan periwayatan hadis di dataran Eropa (Spanyol) pada abad ke-3 dan ke-4 sempat mencapai puncaknya, bahkan menandingi perkembangan periwayatan di dataran Arab dan sekitarnya.

Terbukti dari kompilasi yang dilakukan Zeyn dan timnya pada transmisi Qasim bin Ashbag yang mencapai 1550 hadis. Setelah diteliti, transmisi ini 88 persennya diterima dan dapat dijadikan otoritas penentuan hukum syariat.

"Ada beberapa tantangan dalam menyelesaikan tesisnya ini, yaitu kesulitan menjaga konsistensi metodologi yang diterapkan oleh para ulama hadis dalam kajian kritisnya," tambah Zeyn.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya