Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Prabowo Lebih Utamakan Makan Bergizi Gratis Ketimbang Lanjutkan IKN

JUMAT, 17 JANUARI 2025 | 17:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto diyakini akan segera membatalkan sejumlah proyek infrastruktur besar yang sebelumnya digadang-gadang Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Salah satunya megaproyek IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Pengamat Politik Rocky Gerung mengatakan prioritas anggaran pemerintahan Prabowo  berpotensi menggeser fokus IKN ke program-program sosial yang lebih langsung menyentuh kesejahteraan masyarakat, terutama makan bergizi gratis (MBG).

"Pada akhirnya berlaku rumus klasik bahwa batas dari ambisi politik adalah anggaran," kata Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Jumat 17 Januari 2025.


Rocky menyebut bahwa Jokowi memiliki ambisi untuk menjadikan IKN sebagai salah satu peninggalan terbesarnya. Namun, dengan situasi saat ini, proyek tersebut diperkirakan baru dapat selesai dalam 50 tahun mendatang. 

Rocky memperkirakan Prabowo akan menghentikan ambisi Jokowi tersebut demi menjaga rasionalitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

"Itu akan jadi pelajaran pertama buat Jokowi sebagai orang yang tidak peduli terhadap kesejahteraan rakyat, hanya peduli pada bangunan-bangunan besar, infrastruktur, bendungan, jalan tol, pelabuhan, yang pada akhirnya membangkrutkan negara," jelasnya.

Jika prioritas pemerintahan Prabowo benar-benar bergeser ke program sosial, ini akan menjadi pelajaran penting tentang pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan kesejahteraan rakyat. 

"Jadi semua yang dibuat, perencanaan oleh Jokowi itu sebetulnya menelan seluruh hak rakyat untuk memperoleh makan siang gratis, memperoleh pendidikan bermutu, dan memperoleh kesehatan," tandas Rocky Gerung.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya