Berita

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sudarnoto Abdul Hakim/Net

Dunia

MUI Apresiasi Ketangguhan Palestina Capai Gencatan Senjata

KAMIS, 16 JANUARI 2025 | 20:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza antara Israel dan Hamas, disambut baik oleh Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sudarnoto Abdul Hakim.

Dalam keterangan tertulis pada Kamis, 16 Januari 2025, Sudarnoto menyampaikan bahwa kesepakatan gencatan senjata merupakan buah dari perjuangan dan ketangguhan warga Palestina dalam mewujudkan cita-citanya sebagai negara merdeka.

"Rasa hormat dan salut yang tinggi untuk rakyat Palestina yang tetap bertahan dan mempertahankan kedaulatan tanah airnya. Allah membalas amal yang sangat mulia mereka," kata dia.


Sudarnoto juga menyebut kesepakatan itu sebagai bukti kemenangan Hamas yang aksi beraninya selama ini telah mewarnai konstelasi politik global dan mendorong adanya perubahan-perubahan tata hubungan internasional.

"Hamas dan seluruh kekuatan perlawanan terhadap agresor dan imperialisme israel telah menang. Ini adalah kemenangan yang sangat nyata," tegasnya.

Ketua MUI mendesak gencatan senjata segera diimplementasikan tanpa ada pelanggaran sedikitpun.

"Harus ada pengawasan, kontrol yang meyakinkan dan menjamin keberlangsungan gencatan senjata bertahap ini benar-benar aman, lancar dan tidak ada pengkhianatan," kata Sudarnoto.  

Di samping itu, Sudarnoto juga mendorong agar proses hukum internasional di Mahkamah Internasional (ICJ) yang menjerat Israel atas kasus kejahatan perang tetap dilanjutkan.

"Diharapkan sungguh proses hukum dan politik yang sudah dilakukan antara lain melalui ICJ bisa dilanjutkan tanpa dihalangi oleh veto amerika," demikian Sudarnoto.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya