Berita

Presiden Prabowo Subianto menyapa siswa/Ist

Politik

Lahan Tidur di Jakarta Cocok Dibangun Sekolah Rakyat Prabowo

KAMIS, 16 JANUARI 2025 | 17:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto patut didukung karena bertujuan meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan.

Selain itu program ini diharapkan bisa menggerakkan roda perekonomian dengan menciptakan tenaga kerja yang lebih siap menghadapi perkembangan industri jasa dan teknologi.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana mengatakan, Pemerintah Pusat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan lahan untuk membangun sekolah rakyat. Sebab, ada banyak lahan tidur di Jakarta yang dapat dimanfaatkan.


“Jakarta masih memiliki banyak lahan tidur. Berdasarkan data pertengahan 2023, terdapat 3.100 bidang tanah berada di bawah BUMD DKI," jelasnya lewat keterangan tertulis, Kamis 16 Januari 2025.

Legislator yang bermarkas di Kebon Sirih, Jakarta Pusat itu berharap pemerintah serius mempertimbangkan penggunaan lahan tidur sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. 

"Kemudian, ada pula 1.000 bidang tanah di bawah Dinas DKI. Lahan-lahan tidur itu bisa dimanfaatkan untuk membangun sekolah rakyat,” tandasnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan program Sekolah Rakyat akan dimulai di Jakarta. Namun, terkait waktu pelaksanaannya belum dipastikan karena pemerintah masih perlu membahas konsepnya secara matang. 

"Memang rencananya sesuai arahan Presiden dimulai di Jakarta dan sekitarnya, setelah itu nanti di tempat-tempat lain. Tapi kami ada beberapa tempat yang nanti kami usulkan jika konsepnya sudah matang," ujarnya saat di kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Senin 13 Januari 2025.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya