Berita

Pelatih Tim U-20 Indonesia, Indra Sjafri/Net

Sepak Bola

Tim Geypens dan Dion Markx Gagal Perkuat Tim U-20 Indonesia

KAMIS, 16 JANUARI 2025 | 15:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dua pemain diaspora, Tim Geypens dan Dion Markx, dipastikan tak bisa memperkuat Tim U-20 Indonesia yang akan tampil di Piala Asia U-20 2025. 

Sejak pemusatan latihan digelar pada 5 Januari 2025, dua pemain tersebut memang daftar pemain yang dipanggil bergabung. Penyebab utamanya, proses naturalisasi mereka belum tuntas.

"Saya sudah mendaftarkan 47 pemain karena memang AFC memberi batas waktu sampai tanggal 13 Januari," ujar pelatih Tim U-20  Indonesia, Indra Sjafri, kepada wartawan, Kamis, 16 Januari 2025.


"Jadi dengan demikian, Dion dan Tim tidak saya masukkan ke dalam skuad AFC ini, mudah-mudahan nanti (mereka) masuk dalam skuad, jika kita InsyaAllah lolos ke Piala Dunia U-20," sambungnya.

Tim dan Dion sudah sempat diindikasikan oleh PSSI akan sulit untuk ambil bagian di Piala Asia U-20. Sebab tenggat waktu pendaftaran pemain adalah 1 bulan sebelum turnamen dimulai.

Sementara Piala Asia U-20 akan digelar di China pada 12 Februari-1 Maret 2025. Lalu pihak DPR RI juga sedang reses hingga 20 Januari 2025. Sehingga proses naturalisasi dua pemain itu tak dieksekusi sebelum batas waktu pendaftaran pemain.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya