Berita

Pembagian susu gratis kepada 200 anak dan biskuit padat gizi kepada 200 ibu hamil di Kabupaten Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur (NTT)/Ist

Nusantara

Yayasan Felix Maria Go Salurkan Susu dan Biskuit Gratis di NTT

KAMIS, 16 JANUARI 2025 | 14:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, PT Kustodian Sentra Efek Indonesia (PT KSEI) bekerja sama dengan Yayasan Felix Maria Go membagikan susu gratis kepada 200 anak dan biskuit padat gizi kepada 200 ibu hamil di Kabupaten Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tahap pertama program ini dilaksanakan di SD Negeri Tuamolo, dan akan dilanjutkan pada hari ini di SD Ankiko.

“Kesehatan anak dan ibu hamil menjadi prioritas utama dalam program ini, terutama di wilayah NTT yang masih menghadapi tantangan terkait akses gizi dan nutrisi,” ujar perwakilan dari Yayasan Felix Maria Go, Richard Go dikutip Kamis 16 Januari 2025.


Yayasan Felix Maria Go sebagai mitra pelaksana juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung inisiatif sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama di daerah yang membutuhkan.

Kegiatan itu pun disambut baik oleh masyarakat dan pihak sekolah. Para siswa tampak antusias menerima susu gratis, sementara para ibu hamil mengapresiasi pembagian biskuit bergizi sebagai tambahan nutrisi selama masa kehamilan.

Menurut Richard, kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) ini merupakan bagian dari komitmen PT KSEI untuk memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat Indonesia.

Kolaborasi dengan Yayasan Felix Maria Go, katanya, menunjukkan sinergi antara sektor korporasi dan organisasi sosial dalam menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Kami yakin kegiatan ini akan membawa dampak positif yang berkelanjutan," tutup Richard.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya