Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Bursa Eropa Melesat setelah Laporan Data Inflasi AS

KAMIS, 16 JANUARI 2025 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa melesat lebih dari 1 persen setelah laporan inflasi Amerika Serikat yang sesuai ekspektasi.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup melonjak 1,33 persen atau 6,74 poin menjadi 515,02 pada perdagangan Rabu 15 Januari 2025 atau Kamis WIB. Lonjakan ini menghentikan penurunan tiga hari berturut-turut. 

Indeks blue-chip FTSE 100 melonjak 1,21 persen atau 99,59 poin menjadi 8.301,13. 


Indeks DAX Jerman naik 1,50 persen atau 303,35 poin menjadi 20.574,68. Begitu juga dengan CAC Prancis yang naik 0,69 persen atau 50,92 poin menjadi 7.474,59.

Analis mengatakan, pasar menyambut baik angka inflasi inti yang naik 3,2 persen. 

"Perkembangan positif dari inflasi AS yang tetap terkendali dapat dilihat di seluruh pasar Eropa saat ini," kata Lilian Chovin, Head of Asset Allocation Coutts, dikutip dari Reuters.

Ekuitas Inggris mengungguli rekan-rekan regional, dengan indeks midcap yang lebih berfokus pada pasar domestik ditutup naik 2,9 persen setelah data menunjukkan inflasi Inggris secara tak terduga melambat ke tingkat tahunan 2,5 persen pada Desember, dengan ukuran inti inflasi turun lebih tajam.

Surat utang Eropa turun, memberikan angin segar bagi pasar ekuitas. Imbal hasil obligasi acuan 10 tahun kawasan itu menyusut menjadi 2,53 persen, menghentikan kenaikan 10 hari berturut-turut.

Di Prancis, harga konsumen naik 1,8 persen (year-on-year) sepanjang Desember, sementara tingkat inflasi 12 bulan yang diselaraskan dengan UE di Spanyol tumbuh menjadi 2,8 persen.

Produksi industri zona Euro naik sesuai ekspektasi pada November tetapi tidak cukup untuk menghapus kerugian sebelumnya. 

Ekuitas Eropa berada di bawah tekanan awal bulan ini karena imbal hasil obligasi melonjak mengikuti US Treasury.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya