Berita

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya di Kantor Staf Presiden (KSP) (tengah), Jakarta pada Rabu, 15 Januari 2025/RMOL

Politik

Kemenekraf Libatkan Chef Profesional untuk Latih Juru Masak MBG

RABU, 15 JANUARI 2025 | 18:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kontribusi Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) pada program makan bergizi gratis (MBG) ditujukan melalui program pelatihan untuk para juru masak.

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya menjelaskan bahwa sebagai kementerian baru dan bergerak di bidang ekonomi kreatif, tentunya mereka tidak bisa mengambil peran sebagai pemasok bahan makanan.

Oleh sebab itu, kata Riefky, pihaknya berkontribusi menyediakan pelatihan bagi para juru masak dengan menghadirkan chef-chef profesional.


"Kementerian Ekonomi Kreatif tidak masuk kepada suplai makanannya atau memilih tukang masaknya tidak, tapi kami siap juga memberikan pelatihan-pelatihan terhadap para juru masak dengan melibatkan chef-chef yang menjadi mitra dari Kementerian Ekonomi Kreatif itu misalnya," ujarnya kepada awak media di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta pada Rabu, 15 Januari 2025.

Selain itu, menurut penuturan Riefky, dalam mendukung food estate, pihaknya akan terlibat memberikan pelatihan termasuk juga pendapatan yang berkelanjutan pada pelaku-pelaku ekraf di kawasan food estate tersebut.

"Dalam mendukung food estate, tentu kami tidak masuk ke sektor pertaniannya, tetapi membantu masyarakat di sekitar kawasan untuk melihat potensi-potensi ekonomi kreatif," jelasnya.

Riefky mengungkap rencananya untuk bertemu dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membahas lebih lanjut tentang peluang-peluang keterlibatan Kemenekraf dalam program MBG.

"Saat ini kembali kami masih berkoordinasi dengan BGN. Kami juga ingin melihat peluang bagaimana para pelaku-pelaku ekraf termasuk startup bisa terlibat dalam program prioritas nasional, terutama juga program makan gratis bergizi ini," ucapnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya