Berita

Ilustrasi Apple/Net

Bisnis

Rosan: Pabrik Apple di Batam Bakal Serap 2.000 Tenaga Kerja

RABU, 15 JANUARI 2025 | 18:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rencana pembangunan pabrik AirTag Apple di Batam, Kepulauan Riau, diproyeksikan mampu menyerap 2.000 pekerja di dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, dalam acara "Semangat Awal Tahun 2025" by IDN Times di Jakarta, Rabu 15 Januari 2025.

Fasilitas tersebut merupakan komitmen investasi dari Apple senilai 1 miliar Dolar AS (Rp16 triliun), dengan pabrik yang ditargetkan mulai rampung pada 2026.


"Pabriknya ini akan berdiri pada 2026, dan ini adalah tahap awal, nanti salah satu vendor akan mensuplai 65 persen AirTag global, bisa ciptakan lapangan pekerjaan 2.000 orang,” kata Rosan.

Saat ini, lanjut Rosan, pihak Apple telah menyiapkan tanah untuk pembangunan pabrik di Batam yang akan memproduksi 65 persen AirTag global.

AirTag merupakan perangkat pelacak kecil buatan Apple yang membantu pengguna menemukan barang-barang pribadi seperti kunci, dompet, atau tas. Perangkat ini bekerja melalui aplikasi "Lacak" di iPhone atau iPad untuk memudahkan pengguna menemukan lokasi barang mereka.

Pabrik yang dijadwalkan selesai pada 2026 itu diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor teknologi sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Indonesia.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya