Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden/Net

Dunia

Diungkap Joe Biden

Pemulihan Kebakaran Los Angeles Perlu Dana Puluhan Miliar Dolar AS

SELASA, 14 JANUARI 2025 | 20:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dana sebesar puluhan miliar Dolar dibutuhkan untuk memulihkan Los Angeles sepenuhnya seperti semula usai dilanda kebakaran hutan dahsyat sejak 7 Januari 2025.

Hal tersebut dikatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dengan menyebut bahwa pemerintah akan berusaha memulihkan kembali kehidupan di Los Angeles meski harus memerlukan biaya puluhan miliar dolar AS.

"Akan memakan biaya puluhan miliar dolar (AS) untuk mengembalikan Los Angeles seperti sedia kala. Jadi kita perlu Kongres untuk meningkatkan pendanaan untuk menyelesaikannya. Dan kita akan menyelesaikannya," ujar Biden dalam sebuah pertemuan dengan para pejabat federal, dikutip Selasa 14 Januari 2025.


Kebakaran hutan yang melanda kawasan Los Angeles, California memberikan dampak yang serius bagi kehidupan masyarakat. 

Seperti dikutip dari Reuters, total area kebakaran di wilayah itu tercatat telah melebihi 16.000 hektare, dan telah menewaskan sedikitnya 24 orang.

Selain itu, lebih dari 12.300 bangunan hangus dan hancur termasuk rumah-rumah selebriti Hollywood yang juga terdampak.

Berdasarkan perhitungan perusahaan perkiraan cuaca di Amerika Serikat, AccuWeather kerusakan dan kerugian ekonomi akibat kebakaran itu ditaksir  mencapai 275 miliar Dolar AS atau sekitar Rp4.500 triliun, dan menjadi kebakaran hutan yang terburuk dalam sejarah California.

Peramal cuaca memperkirakan Angin Santa Ana akan kembali pekan ini. Pihak berwenang khawatir kembalinya Angin Santa Ana akan semakin memperluas area kebakaran.

Embusan angin kencang yang dikenal dengan nama Angin Santa Ana diperkirakan menerjang Los Angeles pekan ini. Fenomena cuaca tersebut dikhawatirkan semakin memperluas area kebakaran.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya