Berita

Ketua KPK Setyo Budiyanto dan Kepala Bappisus Aris Marsudianto/RMOL

Nusantara

Perkuat Kerja Sama Cegah Kebocoran Anggaran, Kepala Bappisus Temui KPK

Oleh: Priscilla Martha Ulina S
SELASA, 14 JANUARI 2025 | 20:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) bersinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK dalam rangka mengawasi jalannya program pembangunan dan dana APBN untuk sampai ke masyarakat.

Hal itu merupakan tujuan kedatangan Kepala Bappisus, Aris Marsudianto bersama jajarannya menemui pimpinan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Januari 2025.

Aris mengatakan, kedatangannya bertujuan untuk mengenalkan tugas dan fungsi para deputi yang hadir agar dapat menjalin kolaborasi lebih jauh bersama KPK untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi.


"Kami juga membicarakan beberapa langkah-langkah strategis yang akan bisa dilakukan, untuk bisa seluruh jajaran penegakan hukum ini menjangkau hal-hal yang saat ini masih terkendala," kata Aris kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK.

Aris menyoroti, KPK telah melakukan pengawasan hingga ke tingkat daerah, yang di mana hal itu sejalan dengan tugas dan fungsi Bappisus yang mengawasi jalannya program pembangunan dan dana APBN untuk sampai ke masyarakat.

"Ini adalah salah satu terobosan-terobosan yang akan kita lakukan sehingga ke depannya korupsi, kebocoran, segala macam yang merugikan negara ini bisa kita hilangkan," tutur Aris.

Sementara itu, Ketua KPK, Setyo Budiyanto menyambut baik kedatangan Ketua Bappisus serta kerja sama antara KPK-Bappisus.

"Ini merupakan sesuatu yang positif dan sudah saatnya bekerjasama menjadi sebuah super tim antara Bappisus, KPK, APH, dan melibatkan juga kementerian dan banyak yang lain," kata Setyo.

Adapun kehadiran Aris ditemani jajarannya yang terdiri dari Deputi Pengawasan dan Pengendalian Fahrid Amran, Deputi Kelembagaan dan Kerjasama Ketut Gede, serta jajaran lainnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya