Berita

Penampakan bola misterius kecil di pantai Australia/Net

Dunia

Sembilan Pantai Australia Tutup Gegara Kemunculan Bola-bola Misterius

SELASA, 14 JANUARI 2025 | 14:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pihak berwenang Australia menutup sembilan pantai Sydney pada hari Selasa, 14 Januari 2024 setelah bola putih dan abu-abu misterius terdampar di sepanjang pantai.

Menurut laporan Dewan Pantai Utara Kota, sejumlah pantai yang ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut merupakan tempat wisata populer Manly dan Dee Why.

"Sejauh ini, sebagian besar sampel yang diidentifikasi berukuran kelereng dengan beberapa yang berukuran lebih besar," bunyi pernyataan tersebut, seperti dimuat AFP.


Pemerintah setempat mengatakan bahwa mereka telah diberitahu tentang puing-puing tersebut oleh Otoritas Perlindungan Lingkungan, dan langsung mengumpulkan sampel untuk pengujian.

"Dewan sedang mengatur pemindahan bola-bola tersebut dengan aman dan sedang memeriksa pantai-pantai lainnya," kata pemerintah.

Pada bulan Oktober tahun lalu, benda-benda bulat seukuran bola golf muncul di pasir pantai Bondi dan Coogee yang terkenal di Sydney.

Awalnya diduga sebagai bola tar, para pejabat kemudian mengatakan bahwa mereka tidak dapat memastikan asal-usulnya tetapi benda-benda itu mengandung banyak zat termasuk asam lemak, minyak, rambut manusia, dan bakteri.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya