Berita

Francesco Bagnaia dan Marc Marquez diprediksi akan bersaing ketat pada MotoGP 2025 meski berada di tim yang sama/Net

Olahraga

MotoGP 2025 Bakal Jadi Ajang Duel Bagnaia Vs Marquez?

SELASA, 14 JANUARI 2025 | 11:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ducati diprediksi masih akan tetap mendominasi pada musim balapan MotoGP 2025. Terlebih, saat ini tim pabrikan Italia itu diperkuat dua pembalap andal, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez.

Ditambah lagi, performa tim pabrikan asal Jepang seperti Yamaha dan Honda belum menunjukkan tanda-tanda membaik setelah terseok-seok sepanjang musim 2024.

Tak heran kalau pembalap Honda, Luca Marini, masih meyakini kalau Ducati akan lebih dominan lagi pada musim 2025 ini.


Musim lalu saja, empat penunggang Ducati menduduki 4 besar klasemen MotoGP 2024. Yaitu Jorge Martin yang mengukir sejarah menjadi juara dunia pertama dari tim satelit di era MotoGP. Lalu Francesco Bagnaia, Marc Marquez, dan Enea.

Tak hanya itu, dari 20 seri yang digelar musim lalu, Ducati memenangi 19 di antaranya. Ducati cuma gagal naik podium di seri Amerika Serikat. 

Menurut Luca Marini, kedatangan Marquez sebagai tandem baru Bagnaia membuat Ducati makin melaju kencang. Bahkan, sangat mungkin MotoGP 2025 hanya akan jadi ajang persaingan di antara kedua rider. Terutama kalau Aprilia dan KTM tidak naik level dari musim lalu.

"Dengan Pecco dan Marca berada di tim yang sama, mereka akan saling menekan satu sama lain untuk meningkatkan diri mereka," sebut adik Valentino Rossi itu, dikutip dari Crash, Selasa, 14 Januari 2025.

Marini juga melihat Honda masih belum mampu bersaing dengan Ducati pada musim ini. Sehingga, mereka lebih memilih bersaing dengan pabrikan lainnya.

"Namun, jika Aprilia dan KTM tidak dapat mencapai level Ducati maka kita akan hanya melihat kedua pembalap (Bagnaia dan Marquez) bersaing berebut kemenangan di setiap balapan," tandas Luca Marini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya