Berita

Tim penyelamat dan petugas Kepolisian Afrika Selatan (SAPS) membawa jenazah dalam kantong mayat biru selama operasi penyelamatan untuk menyelamatkan penambang ilegal pada Senin, 13 Januari 2025/Net

Dunia

Ratusan Penambang Emas Ilegal Tewas dan Terjebak di Afrika Selatan

SELASA, 14 JANUARI 2025 | 11:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kejadian naas menimpa ratusan penambang emas ilegal di tambang terbengkalai di Afrika Selatan pada Senin waktu setempat, 13 Januari 2025.

Juru bicara Mining Affected Communities United in Action Group, Sabelo Mnguni mengatakan sekitar 100 penambang tewas setelah terjebak di bawah tanah selama berbulan-bulan.

Kondisi para penambang tewas diketahui dari ponsel yang berhasil dibawa oleh beberapa penambang yang selamat.


"Dua video memperlihatkan puluhan jenazah di bawah tanah yang dibungkus plastik," ungkap Mnguni, seperti dimuat VOA

Mereka diduga meninggal karena kelaparan atau dehidrasi, kata Mnguni. Sementara itu baru 18 jenazah yang dibawa keluar sejak hari Jumat, 10 Januari 2025.

Juru bicara polisi Brigadir Jenderal Sebata Mokgwabone mengatakan mereka masih memverifikasi informasi tentang berapa banyak jenazah yang telah ditemukan dan berapa banyak korban selamat yang dibawa keluar setelah memulai operasi penyelamatan baru awal pekan ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya