Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Repro

Politik

Megawati Klaim Tidak Ada yang Mengalahkan PDIP!

SABTU, 11 JANUARI 2025 | 06:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hingga saat ini belum ada yang bisa mengalahkan. 

Demikian klaim Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam pidato politiknya saat acara HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Jumat, 10 Januari 2025.

“PDIP itu sampai hari ini tidak ada yang bisa mengalahkan," ujar Megawati.


Mengawati menyebut, PDIP memenangi kontestasi Pilkada 2024 di sejumlah daerah. Bahkan, di Provinsi Jakarta PDIP menang melawan koalisi besar.

"Siapa nyangka, padahal waktu itu mau nangis, mau marah. Ketika waduh Jakarta nih ya. Gile nih Jakarta. Terus aku mikir, gue tunjukkin silatnya saya," kata Megawati. 

“Loh iya coba toh yang direkayasa. Lah saya itu kaya nggak ngerti, nggak orang lapangan. Itu sing gawe-gawe skenario ki (buat-buat skenario ini), maaf seribu maaf, bodoh," sambungnya.

Selain Jakarta, Megawati juga menyebut PDIP memenangi Pilkada 2024 di Bali. 

"Lah terus aku mikir, dia mau mimpin Bali? Ya wes (ya sudah). Alhamdulillah, menang toh Bali. Gitu karena apa? Gue mainin silatnya. Tak, tak! Sombong banget," kata dia.

Kendati begitu, Presiden ke-5 RI ini mengakui PDIP kalah di sejumlah daerah. Padahal daerah itu awalnya merupakan salah satu yang kerap dimenangkan PDIP.

"Jawa Tengah diambil. Gitu toh, terus aku kunjungan lihat-lihat siapa sih orang ini. Gua serang juga apa nggak ya? Jateng, terus Jatim, Sumut, tempatnya Pak Olly (Dondokambey), pokok'e lima," tuturnya. 

"Terus aku pikir gini, kalau nanti saya bener-bener main silat banget gitu. Kalau ada apa, terus piye? Gitu to," demikian Megawati.




Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya