Berita

Presiden RI, Prabowo Subiato/Net

Politik

Prabowo Ingin Kepala Daerah Ikut Retreat Seperti Menteri di Magelang

JUMAT, 10 JANUARI 2025 | 16:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI, Prabowo Subianto ingin agar kepala daerah terpilih ikut dalam kegiatan retreat seperti yang pernah digelar para Menteri Kabinet Merah Putih setelah dilantik bulan Oktober lalu.

Hal itu diungkap oleh Menteri Koordinator (Menko) Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat, 10 Januari 2025.

Dijelaskan Yusril, retreat yang dimaksud Prabowo bertujuan agar kepala daerah dapat menyamakan pandangan antara pemerintah pusat.


"Kita perlu ada sinkronisasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, dan juga keinginan Bapak Presiden bahwa seluruh kepala daerah itu akan dikumpulkan seperti dulu para menteri, wakil menteri dan kepala badan dikumpulkan di Magelang," ujarnya.

Sayangnya Yusril belum bisa memberikan informasi mengenai lokasi retreat para kepala daerah. Pasalnya, ketika ditanya apakah akan digelar di tempat yang sama seperti para menteri yakni Magelang, Yusril mengaku belum tahu.

"Belum tau," kata dia sambil tertawa ringan.

Pelantikan Kepala Daerah hasil Pilkada serentak 2024 mengalami kemunduran jadwal, dari semula direncanakan Februari 2025 menjadi Maret 2025.

Pemunduran jadwal dilakukan lantaran sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Kepala Daerah di Mahkamah Konstitusi (MK) masih berlangsung.

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengatakan pelantikan kepala daerah terpilih berkemungkinan dilakukan setelah MK menyelesaikan seluruh sidang.

MK menjadwalkan pembacaan putusan sengketa pilkada akan digelar mulai 13 Maret 2025.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya