Berita

Ilustrasi gas elpiji 3kg/Net

Politik

Anggota DPRD Anggap Lonjakan Harga Elpiji di Sumsel Masih Wajar

JUMAT, 10 JANUARI 2025 | 05:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Harga eceran tertinggi (HET) Elpiji 3 kg di Sumatera Selatan (Sumsel) resmi naik dari Rp15.650 menjadi Rp18.500 per Kamis, 9 Januari 2024. 

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi II DPRD Sumsel, Handry Pratama Putra menyatakan, kenaikan ini masih dalam batas wajar, asalkan distribusinya tidak langka dan masyarakat dapat mengaksesnya dengan mudah.

"Sebenarnya, kalau di masyarakat ini, tidak masalah harga naik, yang penting tidak langka dan mudah didapat," ujar Tama sapaan akrabnya ketika dibincangi RMOLSumsel, Kamis 9 Januari 2025.


Menurutnya, meskipun di beberapa daerah harga elpiji 3 kg mencapai Rp28.000, masyarakat tetap membeli karena kebutuhan. 

Politikus Partai Demokrat ini juga meminta pemerintah daerah memastikan bahwa kenaikan harga tidak menambah beban bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kenaikan harga ini terjadi karena penyesuaian terhadap beban subsidi yang sangat besar. Namun, pemerintah harus memastikan dampaknya tidak terlalu berat bagi masyarakat dan UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah," tegas Tama.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan peruntukan LPG 3 kg tepat sasaran, yakni untuk masyarakat miskin dan pelaku UMKM kecil. 

"UMKM memiliki peranan strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi. Kita harap peruntukannya benar-benar sesuai target," tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya