Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Dutabesar Australia untuk Indonesia, Penny Williams/Ist

Politik

Dubes Australia Penny Williams Pamitan ke Menko Airlangga

KAMIS, 09 JANUARI 2025 | 17:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kerja sama Indonesia dan Australia yang sudah berlangsung selama lebih dari 75 tahun diharapkan tetap terjalin baik.

Hal tersebut menjadi harapan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menerima kunjungan Dutabesar Australia untuk Indonesia, Penny Williams di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu, 9 Januari 2025.

Kunjungan tersebut dilakukan Dubes Penny menjelang akhir masa baktinya sebagai Dubes Australia untuk Indonesia. Pertemuan juga dibahas mengenai peningkatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Australia.


Dubes Penny menyampaikan, tahun 2025 ini penting bagi kedua negara dan dunia. Indonesia saat ini tengah menjalankan pemerintahannya baru, sementara Australia akan menyelenggarakan pemilu dalam waktu dekat.

“Pemilu Federal Australia dijadwalkan akan berlangsung pada Mei 2025,” ujar Dubes Penny dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 9 Januari 2025.

Pertemuan juga membahas peningkatan perdagangan kedua negara, terkait peningkatan sistem perdagangan dan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Australia guna mendukung perdagangan yang berimbang dan saling menguntungkan.

Selama beberapa tahun terakhir, Australia memberikan dukungan berharga ketika Indonesia menjadi tuan rumah berbagai forum ekonomi internasional penting, seperti G20 pada 2022, ASEAN pada 2023, dan IPEF pada 2023.

Pada akhir pertemuan, Menko Airlangga menyampaikan rasa terima kasih atas upaya berkelanjutan dari Dubes Penny menjembatani dan memperkuat hubungan kedua negara.

“Kami berharap hubungan kerja sama yang sudah ada antara Indonesia dengan Australia dapat terus berlanjut dan diperkuat,” pungkas Menko Airlangga.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya