Berita

LG Energy Solution/Ciptafastener

Bisnis

LG Energy Solution Rugi Rp2,5 Triliun, Saham Anjlok 3,9 Persen

KAMIS, 09 JANUARI 2025 | 13:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen baterai asal Korea Selatan, LG Energy Solution Ltd., melaporkan kerugian operasional sebesar 225,5 miliar Won (sekitar Rp2,5 triliun) untuk kuartal yang berakhir pada 31 Desember 2024. 

Dikutip dari Bloomberg Kamis 9 Januari 2025, ini merupakan kerugian kuartalan pertama perusahaan dalam tiga tahun terakhir. Sebelumnya, para analis memperkirakan perusahaan akan mencatat laba sebesar 16,4 miliar Won (sekitar Rp182 miliar).

Penurunan ini dipengaruhi oleh potongan pajak di Amerika Serikat sebesar 380,3 miliar Won terkait produksi baterai di negara tersebut. Selain itu, penjualan perusahaan turun 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menjadi 6,45 triliun won.


Akibat laporan keuangan ini, saham LG Energy Solution di bursa Seoul turun hingga 3,9 persen. Perusahaan menyatakan bahwa hasil ini masih bersifat awal dan pendapatan final akan diumumkan akhir bulan ini.

Sebelumnya, pada kuartal ketiga 2024, LG Energy Solution melaporkan laba operasional sebesar 448 miliar Won, turun 39 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya, dengan pendapatan sebesar 6,9 triliun Won, turun 16 persen. Penurunan ini disebabkan oleh melambatnya permintaan kendaraan listrik secara global.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya