Berita

Ketua DPP PDIP, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 9 Januari 2025/RMOL

Politik

Usai Diperiksa KPK

Sindiran Ahok ke Wartawan: Elo Kurang Berita Atau Mau Nutupin Berita?

KAMIS, 09 JANUARI 2025 | 12:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Hanya satu jam lebih diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua DPP PDIP, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyinggung soal wartawan yang terkesan menutupi berita laporan Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) soal korupsi Presiden ke-7 Joko Widodo dan keluarga.

Bahasa sarkas itu dikeluarkan Ahok usai menjalani pemeriksaan sekitar 1 jam sejak pukul 11.15 WIB hingga pukul 12.35 WIB di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 9 Januari 2025.

"Elo kurang berita atau mau nutupin berita nih?" seloroh Ahok.


Namun saat ditanya maksud menutupi berita, Ahok enggan menjawabnya. Dia langsung menjelaskan terkait pemeriksaannya.

"Nanti KPK akan kasih penjelasan, tadi dipanggil sebagai saksi saja. Saksi untuk kasus korupsi LNG. Ya kan kita sudah pernah diperiksa kan, makanya tadi lebih cepat karena nulis-nulis yang biodata udah nggak perlu, sudah ada semua. Tinggal mengkonfirmasi saja," pungkas Ahok.

Terkait upaya menutupi berita dari rezim Jokowi sebelumnya disampaikan Jurubicara DPP PDIP, Guntur Romli.

"Bagi kami, adalah upaya untuk mengalihkan isu dari pengumuman OCCRP yang menempatkan Jokowi sebagai finalis terkorup di dunia tahun 2024,” kata Guntur dalam keterangannya, Selasa, 7 Januari 2025. 

Guntur mengaku mendapatkan informasi, bahwa Jokowi sangat terganggu dan marah atas riset OCCRP. Sehingga, kata dia, Jokowi melakukan segala cara untuk menutupi berita ini dengan pengerahan buzzer dan intimidasi. 

“Ada portal berita yang diintimidasi agar menghapus berita. Dan pengerahan buzzer di media sosial untuk mendiskreditkan OCCRP dan pihak-pihak yang mendukung agar pengumuman OCCRP dilanjutkan oleh penegak hukum agar segera memeriksa dugaan korupsi dan pencucian uang Jokowi dan keluarganya,” ucap politikus PDIP ini. 

Apalagi, masih kata Guntur, pada saat bersamaan ada aktivis dan LSM yang mendatangi KPK yang meminta KPK menindaklanjuti kasus dugaan korupsi dan pencucian Jokowi namun itu belum digubris lembaga yang dipimpin Setyo Budiyanto tersebut. 

“Maka, dilaksanakanlah kegiatan penggeledahan rumah Hasto Kristiyanto untuk mengalihkan isu,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya