Berita

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen Inf (Purn) TNI Muhammad Herindra/

Politik

Jam Terbang Mumpuni, Herindra Cocok Jadi KaBIN

RABU, 08 JANUARI 2025 | 20:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sederet pengalaman Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen Inf (Purn) TNI Muhammad Herindra di bidang pertahanan dianggap mampu membenahi marwah alat strategis negara itu.

Direktur Eksekutif Human Studies Institute, Rasminto menuturkan Herindra memiliki pengalaman panjang di dunia militer. Terlebih, ia pernah menjadi Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Prabowo Subianto maka hal itu menjadi nilai plus bagi Herindra jadi pimpinan BIN.

Pasalnya, Kepala BIN harus memiliki kedekatan yang erat dengan kepala negara.


“Dengan pengalaman sebagai Danjen Kopassus, Pangdam Siliwangi, Kasum TNI, hingga Wakil Menteri Pertahanan, beliau memiliki modal yang cukup untuk memimpin BIN," kata Rasminto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu, 8 Januari 2025.

Meskipun memiliki segudang pengalaman di dunia pertahanan, kata Rasminto, Herindra harus bisa membawa isu intelijen lebih baik.

"Yang lebih penting adalah bagaimana beliau mampu mengadaptasikan pengalamannya ke dalam kompleksitas isu-isu intelijen nasional,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pengendalian BIN tidak boleh terjebak pada dominasi satu institusi tertentu. 

“Keberhasilan BIN tidak ditentukan dari apakah pimpinannya berasal dari militer atau bukan. Yang paling penting adalah kecakapan untuk memahami dan mengelola tantangan yang lintas sektor dan lintas disiplin,” tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya