Berita

Direktur Eksekutif Human Studies Institute (HSI) Rasminto/RMOL

Politik

BIN di Tangan Herindra Diharapkan Lebih Unggul dan Bersinergi

RABU, 08 JANUARI 2025 | 19:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penunjukan Letjen TNI (Purn) M. Herindra sebagai kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dinilai mampu memberikan catatan terbaik dalam intelijen nasional.

Direktur Eksekutif Human Studies Institute (HSI) Rasminto, mengatakan Herindra memiliki modal dalam bidang pertahanan dan bisa bersinergi dengan dua institusi penegak hukum.

“Memang, seorang berlatar belakang militer seperti Letjen Purn M. Herindra memiliki keunggulan dan modal dalam membangun sinergi dengan TNI-Polri, yang merupakan mitra utama BIN," kata Rasminto kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu, 8 Januari 2025.


Rasminto berpandangan, tugas BIN tidak hanya soal pertahanan, tetapi juga mencakup isu-isu non-militer, seperti kejahatan siber, terorisme, ekonomi global, dan geopolitik.

"Oleh karena itu, kualifikasi Kepala BIN harus melampaui latar belakang institusi semata,” ucapnya.

Latar belakang Herindra dari militer itu, kata Rasminto, fokus utama dalam memilih Kepala BIN seharusnya bukan semata-mata pada latar belakang institusi, tetapi pada integritas, kapabilitas, dan pengalaman strategis.

“Pada prinsipnya, siapapun yang menjabat sebagai Kepala BIN, baik berlatar belakang militer, Polri maupun tokoh sipil lainnya, harus memiliki integritas, kapasitas, serta kemampuan manajerial dan kepemimpinan," ujarnya.

"Ini menjadi syarat mutlak untuk menghadapi tantangan intelijen yang semakin kompleks,” tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya