Berita

Co-Founder ISSES Khairul Fahmi/RMOL

Politik

Herindra Diharapkan Bisa Membawa BIN ke Arah Lebih Baik

RABU, 08 JANUARI 2025 | 15:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penunjukan mantan Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra sebagai kepala Badan Intelijen Negara (BIN) diharapkan dapat membawa alat strategis negara itu menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISSES) Khairul Fahmi menuturkan dengan latar belakang serta pengalamannya di bidang pertahanan, diharapkan Herindra mampu menjaga kehormatan BIN yang sempat dipandang sebelah mata oleh masyarakat sebelumnya.

“M. Herindra diharapkan dapat membawa BIN ke arah yang lebih baik dengan memanfaatkan latar belakang dan pengalamannya,” kata Khairul Fahmi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin, 8 Januari 2025.


Ia juga berharap kepemimpinan Herindra di BIN tidak hanya akan memperkuat peran lembaga ini dalam menjaga keamanan nasional, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan intelijen Indonesia. 

“Ini mencakup pengembangan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sistem informasi, serta peningkatan kemampuan analisis dan respons terhadap ancaman,” ucapnya.

Menurutnya, Herindra harus menghadapi sejumlah tantangan besar di dalam institusi BIN baik dari internal maupun eksternal. 

Oleh karena itu, kerjasama dengan lembaga-lembaga intelijen lain, baik di dalam negeri maupun luar negeri, menjadi penting untuk membangun jaringan informasi yang lebih luas dan efektif.

“Dengan langkah-langkah yang tepat dan komitmen untuk mengedepankan kepentingan nasional, M. Herindra memiliki potensi untuk menjadikan BIN sebagai lembaga intelijen yang modern, responsif, dan dapat diandalkan dalam menjaga keamanan negara,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan dalam menghadapi tantangan ini akan berkontribusi pada stabilitas nasional dan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

“Dengan demikian, harapan besar tertumpu pada kepemimpinan M. Herindra untuk mengembalikan marwah BIN, mengukuhkan perannya sebagai lembaga intelijen yang profesional dan kompeten, serta menjadi pilar penting dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara,” tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya