Berita

Co-Founder ISSES Khairul Fahmi/RMOL

Politik

Berikut PR Herindra Kembalikan Marwah BIN

RABU, 08 JANUARI 2025 | 15:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mengembalikan marwah Badan Intelijen Negara (BIN) yang dinilai sebagian masyarakat telah rusak beberapa tahun belakangan, menjadi tantangan yang harus dihadapi Kepala BIN Muhammad Herindra.

Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISSES) Khairul Fahmi menuturkan bahwa marwah BIN menjadi lembaga intelijen yang mengedepankan prinsip kerahasiaan harus dapat dijaga oleh Herindra.

“Tantangan yang perlu dihadapi Herindra adalah mengembalikan marwah BIN sebagai lembaga intelijen yang mengedepankan prinsip-prinsip profesionalisme dan kerahasiaan,” kata Khairul Fahmi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu, 8 Januari 2025.


Menurutnya, dalam banyak hal, BIN harus memperhatikan pentingnya menjaga identitas dan integritas sebagai lembaga intelijen negara. 

“Ini termasuk bagaimana cara institusi ini beroperasi di lapangan dan bagaimana cara ia berinteraksi dengan publik,” jelasnya.

Khairul Fahmi berpendapat, salah satu isu yang perlu diperhatikan adalah penggunaan seragam oleh personel BIN. Pasalnya, di banyak kesempatan, BIN terlihat mengenakan seragam dalam berbagai acara publik, sebuah praktik yang jarang ditemui di lembaga intelijen di negara lain. 

Meskipun penggunaan seragam dapat menciptakan citra disiplin dan keteraturan, hal ini juga dapat mengurangi elemen kerahasiaan yang menjadi esensi dari operasi intelijen. 

“Herindra dapat mempertimbangkan pendekatan yang lebih fleksibel dalam hal ini adalah jika tak mungkin dihapuskan, membatasi penggunaan seragam untuk situasi-situasi tertentu yang memang membutuhkan penampilan formal,” ucapnya.

Ia menambahkan, hal ini akan membantu BIN untuk berfungsi secara optimal dan menjaga efektivitas operasionalnya, tanpa mengorbankan aspek penting dari keberhasilan misinya. 

“Ketersembunyian adalah salah satu elemen kunci dalam operasi intelijen, dan menjaga aspek ini sangat penting untuk keberhasilan misi-misi yang dilaksanakan,” tutup dia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya