Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani saat ditemui pada Selasa 7 Januari 2025/RMOL

Bisnis

Apple Siap Bangun Pabrik di Batam, Rosan Beri Sinyal iPhone 16 Bisa Masuk Indonesia

RABU, 08 JANUARI 2025 | 13:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nasib iPhone 16 di Tanah Air disinyalir mulai memasuki titik terang. Produk terbaru dari Apple ini diperkirakan segera bisa dijual di Tanah Air setelah terjalinnya kesepakatan investasi besar dengan pemerintah Indonesia.

Terbaru, Wakil Presiden Global Policy Apple, Nick Amman dan tim telah datang ke Indonesia pada Selasa 7 Januari 2025 dengan membawa kesepakatan investasi senilai 1 miliar Dolar AS atau setara Rp16 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani membeberkan bahwa investasi tersebut berbentuk kesepakatan pembangunan pabrik AirTag di Batam, Kepulauan Riau yang ditargetkan rampung pada 2026 mendatang.


"Pokoknya kita target 2026 awal selesai. Dan rencananya 65 persen dari kebutuhan AirTag globalnya dan AirTag-nya Apple, 65 persen akan dari pabrik (di Batam) tersebut," kata Rosan saat ditemui di Gedung BKPM, Jakarta Selatan, dikutip Rabu 8 Januari 2025.

Kesepakatan ini disebut menjadi salah satu pintu masuk bagi Apple untuk menjual produknya, khususnya iPhone 16. 

Namun, ketika ditanya mengenai nasib iPhone 16, Kepala BKPM itu tidak menjawab dan hanya memberikan sinyal dengan mengacungkan jempol sambil tersenyum dan berjalan menuju mobilnya.

Untuk diketahui, sejak akhir Oktober 2024 pemerintah telah melarang penjualan iPhone 16 di Indonesia akibat belum terpenuhinya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Sementara itu ketika ditanya terkait persoalan komposisi TKDN untuk produk-produk Apple, Rosan menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut ke Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. 

“Silahkan tanya Menperin, bukan domain saya,” tuturnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya