Berita

Presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Korting Biaya Haji, Kado Tahun Baru dari Pemerintahan Prabowo

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 17:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen nyata dalam mengutamakan efisiensi untuk kepentingan rakyat. 

Salah satu pencapaian terbaru adalah penurunan biaya haji berkat langkah-langkah efisiensi dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah haji.

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut pencapaian ini sebagai salah satu 'kado tahun baru 2025' dari pemerintah untuk masyarakat Indonesia. 


"Haji bisa turun sebanyak 4 juta rupiah," kata Dasco saat menyampaikan keynote speaker dalam diskusi bertajuk Paparan Pembangunan Indonesia 2025: Harapan dan Tantangan yang digelar di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa 7 Januari 2025.

Ia menjelaskan, dalam waktu singkat, pemerintah mampu melakukan sejumlah terobosan, termasuk penghematan pada komponen perjalanan domestik yang selama ini dinilai kurang efisien.

Penghematan dilakukan dengan membuka persaingan pada penyedia layanan transportasi domestik. Jika sebelumnya hanya dimonopoli oleh satu perusahaan negara, kini ada pembanding dengan melibatkan dua maskapai. 

"Sehingga kemudian terjadilah kemudian perundingan harga, itu berakibat lebih besar dalam hal penurunan biaya komponen haji," jelasnya.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu melanjutkan, selain persoalan transportasi, pemerintah juga akan fokus pada efisiensi di Arab Saudi, termasuk layanan katering dan akomodasi. 

Dengan manajemen yang lebih serius dan transparan, penyelenggaraan haji tidak hanya dapat dilakukan lebih efisien, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi jamaah.

"Nah, hal kecil yang dilakukan oleh Pak Prabowo Subianto ini akan terus dilakukan dalam bentuk apapun dan di bidang manapun untuk kepentingan rakyat," tandas Dasco.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya