Berita

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad (tengah) di di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa 7 Januari 2025/RMOL

Politik

Prabowo Bakal Evaluasi PSN yang Kurang Bermanfaat

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 16:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto akan mengevaluasi sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dianggap kurang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

Hal ini diungkap Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, saat menyampaikan keynote speaker dalam diskusi bertajuk Paparan Pembangunan Indonesia 2025: Harapan dan Tantangan yang digelar di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa 7 Januari 2025.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu menyampaikan bahwa langkah ini menjadi bagian dari tekad Prabowo untuk memperbaiki arah pembangunan demi kepentingan rakyat.


"Pak Prabowo juga akan melakukan hal-hal kecil untuk rakyat untuk kemudian bagaimana supaya mengevaluasi yang namanya proyek-proyek strategis nasional yang kurang berguna bagi masyarakat," tegasnya.

Dasco menambahkan, langkah tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpuasan dari beberapa pihak, namun Prabowo tetap berkomitmen melaksanakannya demi kepentingan rakyat banyak.

Menurut Dasco, evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa anggaran negara digunakan secara tepat sasaran dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Proyek yang dianggap tidak produktif atau tidak mendukung kesejahteraan rakyat akan ditinjau ulang atau bahkan dihentikan.

Langkah ini sejalan dengan visi Prabowo untuk mengefisienkan belanja negara, termasuk melalui upaya-upaya kecil penghematan pengeluaran kementerian dan lembaga, serta optimalisasi aset negara seperti lahan sawit.

"Oleh karena itu Pak Prabowo tetap bertekad bahwa ini (evaluasi PSN) harus dilakukan apapun itu resikonya," pungkas Dasco.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya