Berita

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha/Net

Nusantara

Bupati Semarang Siapkan Rp14 Miliar Demi Selamatkan Generasi Melalui Guru Ngaji

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 03:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kabupaten Semarang di bawah kepemimpinan Bupati Ngesti Nugraha akan terus berkomitmen melanjutkan pemberian insentif bagi ribuan pengajar di taman pendidikan Quran (TPQ).

Hal tersebut disampaikan Bupati Ngesti Nugraha pada acara Haul Akbar ke-21 Kabupaten Semarang, bertempat di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Minggu 5 Januari 2025.

Sang petahana itu dipastikan bakal melanjutkan kepercayaan masyarakat untuk memimpin wilayah itu setelah memenangkan Pilkada serentak beberapa waktu yang lalu.


Wujud komitmennya terhadap masa depan generasi penerus bangsa, Ngesti telah menyiapkan bantuan sarana prasarana pendidikan agama Islam dan lainnya senilai kurang lebih Rp14 miliar. Termasuk memberikan insentif kepada 759 pengajar di pondok pesantren. 

"Komitmen itu merupakan bagian dari upaya menjaga dan menyelamatkan generasi muda dari berbagai tindak kenakalan. Sekaligus membentuk generasi penerus yang baik untuk masa mendatang," ujarnya, dikutip RMOLJateng, Senin, 6 Januari 2025.

Dalam kesempatan tersebut Ngesti berterima kasih kepada jemaah dan seluruh warga yang telah berperan aktif menjaga situasi aman saat Pilkada lalu.

Panggung perhelatan Haul Kabupaten Semarang ini digelar bersamaan dengan Peringatan Hari Amal Bhakti ke-79 Kementerian Agama RI dan Peringatan Milad ke-15 pimpinan daerah Majelis Zikir Al Khidmah Kabupaten Semarang. 

Untuk itu, acara Haul Akbar Kabupaten Semarang didukung penuh oleh jemaah Majelis Zikir Al Khidmah. 

Selain forkopimda, turut hadir dalam haul tersebut KH M A'in El Yaqin Al Ishaqi, putra pendiri Al Khidmah KH Asrori Al Ishaqi, RA.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya