Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar, Dirjen PHU Hilman Latief, Dirut PT GAruda, Dirut PT Lion Air dan Saudi Arabia Airlines dalam rapat Panja Haji 2025/RMOL

Politik

Segini Besarnya Biaya yang Ditanggung Jemaah Haji Indonesia 2025

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 17:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Panitia Kerja (Panja) Haji 2025 telah menyepakati biaya yang ditanggung jemaah haji tahun ini sebesar Rp55,4 juta.

Kesepakatan ini telah diketuk palu oleh Ketua Panja Haji 2025 Abdul Wachid bersama pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama yang dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i dan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief.

Selain itu ada Dirut PT Garuda Indonesia Wamildan Tsani Panjaitan, Dirut PT Lion AIr Daniel Putut Adi Kuncoro dan Saudi Arabia Airlines.


Abdul Wachid mengurai komposisi BPIH tahun 1446/2025 M terdiri dari biaya yang bersumber nilai manfaat pengelolaan keuangan haji rata-rata per jemaah Rp33.978.508,01 atau sebesar 38 persen dari rata-rata BPIH 2025 dan dialokasikan untuk biaya penyelenggaraan ibadah haji (BIPIH) di Arab Saudi dan BIPIH di dalam negeri. 

“Total nilai manfaat yang digunakan untuk BPIH 1446/2025 sebesar Rp6.831.820.756.658,34 atau turun sebesar Rp1.368.219.881.988,86 dari total nilai manfaat untuk BPIH 1445 atau 2024 M,” kata Abdul Wachid dalam rapat, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 6 Januari 2025.

Legislator dari Fraksi Gerindra ini menambahkan biaya haji yang dibebankan ke jemaah lebih rendah dibandingkan usulan awal dari Menteri Agama sebesar Rp.65,3 juta. Panja Haji 2025 menyepakati sebesar Rp55,4 juta dengan rincian alokasi untuk pembiayaan penerbangan sebagian biaya akomodasi di Mekkah, sebagian akomodasi di Madinah.

Selain itu untuk pembiayaan living cost BPIH 1446 H atau 2025 turun sebesar Rp614.420,82 dari BIPIH 1445 atau 2024 M yang sebesar Rp56.460.170,60.

“Biaya perjalanan ibadah haji atau BIPIH yang dibayar langsung oleh jemaah haji rata-rata per jemaah sebesar Rp55.431.750,78 atau 62 persen dari BPIH 1446 H/2025 M,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya