Berita

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTa di Gedung Kemenkeu, Jakarta pada Senin 6 Januari 2025/Tangkapan Layar

Bisnis

Pembangunan IKN Habiskan Anggaran Rp75,8 Triliun dari APBN Selama Dua Tahun

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 15:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur pada 2024 telah mencapai Rp43,4 triliun atau sekitar 97,3 persen dari total pagu anggaran tahun tersebut.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTa pada Senin 6 Januari 2025. 

"Sebesar Rp43,4 triliun telah dibelanjakan untuk IKN. Ini adalah 97,3 persen dari total pagu Rp44,5 trilun, dan telah kita lihat dampaknya bagi provinsi Kalimantan timur dan juga Kalimantan secara keseluruhan, karena ini alokasi yang cukup besar untuk belanja daerah," kata Suahasil di Gedung Kemenkeu, Jakarta.


Wamenkeu ini merinci total alokasi anggaran IKN sejak 2022 hingga 2024 telah mencapai Rp75,8 triliun.

"Belanjanya sudah mulai dari 2022 Rp5,5 triliun, 2023 adalah Rp27 triliun, dan 2024 realisasi sementara Rp43,4 triliun," jelasnya.

Adapun anggaran untuk ibu kota anyar itu digunakan untuk membangun gedung di kawasan Istana Negara, Kementerian Koordinator, dan kementerian lain serta gedung Otorita IKN. Selain itu, anggaran juga digunakan untuk pembangunan tower rusun ASN dan Hankam, rumah tapak Menteri, Rumah Sakit IKN.

Selanjutnya, pembangunann jalan tol, jembatan, bandara, penataan dan penyempuranaan bendungan Sepaku Semoi, Embung KIPP, hingga pengendalian banjir di IKN.

Suahasil mengatakan bahwa pembangunan IKN ini telah berdampak pada meningkatnya ekonomi masyarakat sekitar, dengan pertumbuhan 4,5 persen pada 2022, 6,2 persen pada 2023, dan tumbuh 6,2 persen pada kuartal 3 2024.

"Jadi walaupun harga komoditas seperti batu bara, CPO baru sedikit naik, dan juga harga komoditas lain termasuk seluruh komoditas yang menjadi hasil Kalimantan itu banyak sekali yang mengalmi tekanan harga, namun pertumbuhan ekonomi Kalimantan bisa terjaga,"tuturnya.

Selain itu, tingkat pengangguran di Kalimantan disebut menurun menjadi 5,14 persen pada 2024 dari 5,31 pada 2023. Serta angka lapangan kerja meningkat 129 ribu dari 1,85 juta pada 2023, menjadi 1,98 juta pada tahun 2024.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya